PENYIDIK Kejati Kalsel Tahan Oknum Kader Sosial Dugaan Korupsi

- Penulis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 22:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) tahan oknum Ms, atas dugaan tindak pidana korupsi, Jumat (30/8/2024) (SuarIndonesia/Ist)

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) tahan oknum Ms, atas dugaan tindak pidana korupsi, Jumat (30/8/2024) (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) tahan oknum Ms, atas dugaan tindak pidana korupsi, Jumat (30/8/2024).

Dari informasi ada dugaan menyimpangkan dana anggaran untuk kegiatan sosial di salah satu kabupaten di Provinsi Kalsel.

oknum Ms, menyimpangkan anggaran untuk kegiatan sosial bagi para kader Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang mana dana bersumber anggaran Tahun 2022 dari pemerintah kabupaten.

“Memang ditahan untuk kepentingan penyidikan lebih mendalam,” kata Kasi Penkum Kejati Kalsel, Yuni Priyono SH MH.

Ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan, 13 Agustus 2024, telah melakukan pemeriksaan terhadap MS, sehubungan dengan perkara dugaan korupsi dana kegiatan kader sosial.

Dan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan tanggal 30 Agustus 2024.

“Kalau ditanya soal total jumlah yang di korupsi, nanti kami sampaikan lebih detail. Karena tim penyidik menungu hasil audit dari pihak berwenang, yang telah dimintakan, dan sambil berjalan pemeriksan terhadap oknum ini,” jelasnya.

Ia sebut semua proses tim, setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka terhadap MS.

Selanjutnya dilakukan tindakan penahanan selama 20 hari ke depan bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Teluk Dalam Banjarmasin.

Dikatakan, bahwa tersangka MS melanggar PRIMAIR: Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Juncto Pasal 55Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

SUBSIDIAIR, Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang- undang RepublikIndonesia Nomor 31Tahun 1999 tentang PemberantasanTindak Pidana KorupsijunctoPasal55Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

“Tindakan hukum dilakukan bukti nyata dalam upaya penegakan hukum pemberantasan korupsi khususnya di wilayah Kalsel.

Karena korupsi merupkan penyakit sosial yang merusak tatanan masyarakat dan perekonomian Negara.

Menghambat pembangunan yang berkelanjutan, merampas hak asasi mManusia serta menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan istitusi-institusi publik,” tutup Yuni Proyono. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca