PENGAMAT BICARA Situasi Politik Pilwali Banjarbaru, “Banyak Faktor Gagalnya Petahana” ?

- Penulis

Senin, 19 Agustus 2024 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pengamat politik Jajat Nurjaman menilai, situasi politik yang dihadapi Aditya Mufti Ariffin yang kesulitan mendapatkan surat rekomendasi dari partai politik untuk maju kembali di pilkada tahun ini, diduga disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhinya

Aditya Mufti Ariffin sedang dalam situasi politik yang tidak bagus.  Meski dalam survei LSI terakhir posisinya masih unggul, tetapi elektabilitasnya mulai menurun.

Salah satu hal yang membuat posisi Aditya terjepit karena dia sulit mendapat surat rekomendasi dari partai politik.

Jajat Nurjaman, ikut mengamati ini lantas mengungkap beberapa faktor kenapa Aditya kesulitan mendapatkan surat rekomendasi dari partai politik.

“Pertama, petahana tidak lagi dipercaya parpol. Situasi petahana yang tidak kunjung mendapat rekomendasi dari parpol diduga akibat gagalnya petahana menunaikan komitmen politik antara dirinya dengan partai pengusung sebelumnya,” katanya.

Dalam beberapa kasus, lanjut dia, sering terjadi partai politik mengalihkan dukungan kepada petahana.

Karena saat sudah terpilih yang bersangkutan ingkar pada komitmen politik yang telah disepakati, sehingga parpol merasa kapok untuk memberikan dukungannya kembali.

Kedua, lanjut dia, petahana gagal menjaga stabilitas politik selama menjabat.

Pindahnya dukungan partai dari petahana juga bisa disebabkan adanya pertimbangan telah muncul kandidat yang lebih layak, meskipun alasan ini umum terjadi.

“Namun, tidak sedikit munculnya kejadian ini juga datang akibat usulan dari konstituen parpol yang kecewa atas kepemimpinannya. salah satunya terkait tidak meratanya program yang dijalankan petahana dan hanya dapat dirasakan oleh sebagian pihak,” ucapnya lagi.

Baca Juga :   BELASAN TARUNA Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel, Tanamkan Disiplin dan Bela Negara

Lalu, adanya kecemburuan dari parpol pengusung. Meskipun merupakan kader parpol tertentu, tetapi tidak dapat dipungkiri kesuksesan petahana justru lahir dari koalisi partai politik.

Perilaku petahana yang terlalu mengistimewakan partainya, kata dia, justru menjadi penyebab lahirnya kecemburuan dari partai lain yang turut mengusungnya sejak awal.

Hingga akhirnya partai lain memilih hengkang dan mengalihkan dukungannya kepada kandidat lain

“Praktiknya, sebagai petahana tidak serta merta mulus dapat dukungan parpol.

Jika berkaca pada Pilkada kali ini tidak sedikit petahana yang terancam tidak mendapatkan dukungan, seperti Isran Noor Gubernur Kaltim, termasuk Anies Baswedan,” ucapnya.

Sebaliknya, kata Jajat, petahana yang konsisten dan dinilai layak serta mampu memimpin kembali akan didukung mayoritas partai politik, baik dari parpol pengusung sebelumnya maupun parpol yang baru bergabung.

“Seperti yang terjadi dalam pilgub Jatim di mana mayoritas parpol mendukung pasangan Khofifah-Emil Dardak,” tutup Jajat.(*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
SUMPAH PEMUDA 2026 Jangan Hanya Patriotik, Beranilah Menuntut Keadilan
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:42

BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40