PENGAKUAN KORBAN “Tragedi 23 Mei” di Banjarmasin, dari Kolong Jembatan Hingga jadi Pengusaha

- Penulis

Rabu, 24 Mei 2023 - 00:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia.com– Pengakuan Ramali, salah satu korban dampak  “tragedi 23 Mei” di Kota Banjarmasin, dari sempat tinggal di kolong jembatan, kini jadi pengusaha.

Ini ceritanya ketika ditambah , krisis keuangan melanda Indonesia tahun 1998.

Membuat dirinya harus  kehilangan rumah dan tinggal di bawah kolong jembatan selama 4 tahun

Bercerita menahan air mata dan suara lirih, Ramali kenang peristiwa yang terjadi pada 23 Mei 1997, tepatnya 26 tahun lalu.

Dirinya yang saat itu berusia 3 tahun harus terpisah dengan ayahnya, Badaruddin, seharinya penjahit sepatu di Pasar Kasbah di kawasan yang sekarang jadi Plaza Mitra.

Saat tragedi kerusuhan di mulai dari terbakarnya Toko Lima Cahaya di Jalan Pangeran Samudera.

Tidak banyak yang bisa diingatnya pada saat kejadian itu.

Namun dirinya mendapatkan informasi kejadian mencekam itu dari ibunya, Hindun.

Ramali

Dirinya terpisah dari ayahnya, saat melihat kebakaran di Plaza Mitra dan aksi penjarahan warga.

Bahkan kakinya mengalami luka, yang disebutnya mengalami retak.

Hilangnya tulang punggung keluarga, membuat pengobatan lukanya terabaikan hingga membuatnya susah berjalan dan terbaring di tempat tidur selama kurang lebih 4 tahun.

Tinggal di bawah kolong jembatan selama 4 tahun bersama kakeknya, Mawardi.

Kisah hidupnya kemudian diangkat salah satu koran di banua sehingga mendapatkan pertolongan dan bantuan dari mantan Bupati Banjar, Rudy Ariffin.

Dirinya mendapatkan perawatan medis dengan 2 kali operasi di rumah sakit.

Dokter yang merawatnya sempat menyarankan untuk amputasi, namun Rudy Ariffin, dirinya dan keluarga menolak dengan kemungkinan susah berjalan.

Baca Juga :   KPK HERAN! Pengacara tak Tahu Dimana Sahbirin, Harap Hakim Tolak Praperadilan

Setelah sembuh dirinya melanjutkan pendidikan di Ponpes Darussalam Kota Martapura hingga ke Gresik Jawa Timur selanjutnya menempuh gelar sarjana di UIN Antasari.

Bahkan dirinya melanjutkan mengambil gelar S-2 di Universitas Lambung Mangkurat.

Bahkan, ia kini jadi pengusaha kuliner kebab “Bintang 9” buatannya sendiri.

Sementara menurut Noor Raida, salah satu pengiat di Komunitas RUNE, keberhasilan Rahmali adalah berdamai dengan masa lalu.
Saat terpuruk dan tanpa bantuan pemerintah, dirinya tetap sabar dan tetap menunggu bantuan tiba.

Dirinya tetap menolak ajakan konflik dari pihak pihak yang terabaikan dalam konflik Jumat Kelabu.

“Tetap selalu menjaga kedamaian, sabar serta menerima takdir dari konflik membuahkan keberhasilan yang dinikmati saat ini,” ungkap Noor Raida.

“Investasi politik dan demokrasi di Banjarmasin menjadi sangat mahal akibat tragedi ini.

Saya berharap Jumat Kelabu yang lalu akan menjadi Jumat Berkah dimasa akan datang” tambah Sukhrowardi inisiator acara dari RUNe.

Pada kegiatan Istighotsah Banua menghadirkan ulama KH. Johansyah dari PCNU Banjarmasin dan Habib Faturrahman dari Majelis Shalawat Cinta Al Mahabbah serta diikuti aktivitas pemuda mahasiswa, ormas perempuan, dan para anggota parpol .(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin
BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:11

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca