SuarIndonesia – Untuk memberikan edukasi terkait tata cara berlalu lintas terhadap anak anak.
Dalam waktu dekat, Pendidikan berlalu lintas dimasukan dalam kurikulum mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).
Dimana,ini semakin banyaknya anak sekolah yang menggunakan sepeda motor ke sekolah.
Bahkan banyak kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh anak-anak usia sekolah berawal dari terjadinya pelanggaran.

Terkait hal tersebut, Satlantas Polresta Banjarmasin yang menandatangani perjanjian kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin terkait Program Pengembangan Kurikulum Keselamatan Berlalu Lintas yang dintegrasikan ke Dalam Mata Pelajaran PKn,beberapa waktu yang lalu.
Penandatanganan dilakukan oleh Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol M Noor Chaidir dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi disaksikan oleh sejumlah Guru PKn di Banjarmasin.
Menurut Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol M Noor Chaidir melalui Kasubnit 3 Kamsel, Aiptu Budiono mengatakan, hal ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang dilakukan oleh Kapolri dengan Menteri Pendidikan RI.
“Modul-modulnya itu nanti dari Polri. Sedangkan silabusnya nanti akan dirumuskan oleh guru PKn itu sendiri,” jelasnya.
Dikatakan Budi, siswa di harapkan mampu meningkatkan kesadaran berlalu lintas sejak dini dan menekan angka pelanggaran yang dapat memicu terjadinya kecelakaan.
Selain itu, mampu menekan angka balap liar yang belakangan marak terjadi di berbagai daerah.
“Ke depan, jika ada pelajar yang terjaring balap liar akan kita tanya sekolahnya. Nanti akan kita hubungi pihak sekolah untuk juga membantu memberikan pembinaan kepada siswa tersebut,” tambahnya.(Yi)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















