PEMULIHAN 12 Ribu Hektare Lahan Pertanian Pascabanjir

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman. (Foto: Antara/Latif Thohir)

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman. (Foto: Antara/Latif Thohir)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pemulihan sekitar 12 ribu hektare lahan pertanian di beberapa kabupaten pascabanjir yang terjadi sejak akhir Desember 2025 hingga pertengahan Januari 2026.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman, di Banjarmasin, Sabtu (7/2/2026), menyampaikan, ribuan hektare atau sekitar 12 ribu hektare lahan pertanian terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Tapin, Barito Kuala dan Tanah Laut.

Diungkapkan dia, ribuan hektare lahan pertanian terendam banjir tersebut meliputi pertanian padi, jagung dan hortikultura lainnya belum bisa diolah petani hingga harus dilakukan pemulihan.

“Meski banjir mulai surut, petani belum bisa melakukan pengolahan lahan maupun penanaman kembali karena kondisi tanah yang masih belum stabil,” ujarnya.

Saat ini, ungkap Syamsir, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota tengah melakukan monitoring ketat untuk mengidentifikasi kerusakan di lapangan.

Menurut Syamsir, beberapa daerah, seperti Kabupaten Banjar, dilaporkan telah mulai menyiapkan bantuan secara mandiri bagi para kelompok tani di wilayahnya.

Baca Juga :   KEMENHUB Minta Warga Mudik Lebih Awal untuk Hindari Lonjakan saat Lebaran

“Kita sekarang sedang melakukan pemulihan, tapi tidak hanya dilakukan oleh provinsi, melainkan juga pemerintah kabupaten/kota. Mengingat ada pemotongan anggaran tahun ini, kami akan lebih selektif dalam memberikan bantuan. Kita akan dorong melalui penyuluh dan petugas pembantu hama untuk identifikasi ulang agar bantuan tepat sasaran,” kata Syamsir, melansir dari AntaraNews.

Langkah koordinasi lebih lanjut akan dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis atau Rakortek yang dijadwalkan pada minggu depan.

Mengingat keterbatasan anggaran di tingkat provinsi, pemerintah kabupaten yang memiliki wilayah diharapkan mengambil peran lebih besar dalam penyediaan benih bagi petani yang terdampak. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca