Pemko Banjarmasin Dukung Penerapan SP4N-Lapor

- Penulis

Selasa, 9 April 2019 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pemko Banjarmasin menyatakan komitmennya mendukung penerapan Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR), serta melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dan menjalankan standar pengelolaan pengaduan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan memberikan tindak lanjut penyelesaian secara aktif dan resfonsif.

Komitmen yang dinyatakan dalam bentuk penandatangan itu, dilakukan langsung oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina beserta seluruh kepala SKPD beserta Camat dan Kabag se Kota Banjarmasin.

“Kegiatan penandatangan komitmen bersama ini sebagai upaya penguatan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional bagi Pemko Banjarmasin,” ujarnya, saat memberikan sambutannya dalam kegiatan tersebut, yang dilaksanakan di Ball Room Hotel Swiss Bell Hotel Banjarmasin, Selasa (09/04/siang).

Pengaduan masyarakat, lanjutnya, merupakan bentuk partisipasi warga kota dalam pembangunan. Oleh karena itu, seluruh pengaduan yang masuk harus direspon cepat. “Minimal dengan mengatakan terima kasih atas informasinya,” jelasnya.

Dengan begitu, katanya lagi, masyarakat di kota berjuluk seribu sungai ini merasa pemerintah selalu hadir di tengah-tengah mereka, dan ada tempat untuk mengadu atau melaporkan hal-hal terkait pembangunan.

Di Kota Banjarmasin, bebernya, hal-hal terkait pembangunan yang paling banyak dikomplen warga terkait masalah imprastruktur, kemudian soal retribusi, parkir liar dan pungutan, masalah penertiban,PKL, dan penegakan Perwali atau Perda, ke empat terkait dengan lingkungan, sampah dan yang ke lima soal pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil.

Tahun 2017 tepatnya bulan Juni hingga Desember jumlah pengaduan yang masuk sekira 360 laporan. Kemudian di tahun 2018, jumlah pengaduan masyarakat itu meningkat menjadi 717 laporan, dan di tahun 2019 ini, sejak Bulan Januari hingga April tercatat laporan yang masuk mencapai 556 laporan.

Baca Juga :   BALAP LIAR dan Knalpot Brong, 20 Pelanggar Ditindak

“Saya selalu menekankan agar setiap laporan yang masuk segera ditangani, paling lama dua sampai tiga hari kerja, dengan begitu presentasi penyelesaiannya bisa menyapai di atas 90 persen,” ujarnya.

Diterangkan orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai ini lagi, aplikasi Lapor milik Pemko Banjarmasin telah terhubung dengan 41 SKPD termasuk Perusda seperti PDAM dan PD PAL.

Dan ke depannya, ucapnya lagi, Pemko Banjarmasin akan menggunakan data dari laporan warga ini sebagai salah satu input, atau dasar dalam pengambilan kebijakan.

Sementara itu, Pimpinan United States Agency for International Development (USAID) of Indonesia, Anders Mantius, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan, USAID sangat menghargai keterbukaan Pemko Banjarmasin yang telah menggunakan masukan berupa keluhan dan kritik dari masyarakat sebagai langkah strategis, dalam upaya mewujudkan kota yang lebih nyaman dan sejahtera bagi masyarakat.

“Pemerintah punya tugas untuk mendengarkan masukan dari masyarakat untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan yang dirangkai dengan Bintek Lapor versi 3.0 itu, Perwakilan Kemenpan RB, Perwakilan Kantor Staf Kepresidenan, Perwakilan Kemenkumham, dan Ombusman Kalsel.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca