PEMDA se-Indonesia Diajak APKASI Sambut ‘New Normal’ Corona

- Penulis

Senin, 18 Mei 2020 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuawii, Azwar Anas (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)

SuarIndonesia – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mengajak pemerintah daerah (Pemda) se-Indonesia untuk bersiap menyambut konsep new normal alias normal baru di tengah pandemi virus corona. Penyebaran virus tersebut telah memukul kehidupan masyarakat, mulai aspek kesehatan sampai ekonomi.

“Sekarang adalah waktunya kami bersiap diri menyambut ‘new normal’ secara bertahap. Karena bagaimana pun, daerah-daerah harus bangkit berbenah kembali membangun ekonomi masyarakatnya,” ujar Ketua Umum APKASI Abdullah Azwar Anas, Senin (18/5).

Dilansir dari CNNIndonesia, Anas mengatakan, prinsip new normal berporos pada tiga hal. Pertama, tetap memprioritaskan penanganan virus corona dengan terus memperbaiki berbagai mekanisme, mulai ketersediaan ruang isolasi, alat kesehatan, pendeteksian, hingga mendukung langkah pemerintah pusat memperluas pengetesan berbasis polymerase chain reaction (PCR).

Kedua, disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan virus corona, seperti cuci tangan pakai sabun, jaga jarak aman, dan memakai masker.

Kemudian Ketiga, kehidupan normal baru di tengah pandemi virus corona ini secara bertahap kembali meningkatkan produktivitas ekonomi lokal.

“Sesuai analisis para ahli, pandemi akan benar-benar berakhir ketika vaksin ditemukan. Prediksinya, vaksin ditemukan paling cepat pertengahan 2021. Secara bertahap kita harus gerakkan lagi ekonomi lokal dengan prinsip produktif dan aman dari Covid-19 sesuai arahan Presiden Jokowi dan Mendagri,” ujar Anas.

Dengan tiga poros tersebut, Bupati Banyuwangi itu optimistis kehidupan masyarakat berangsur membaik. Penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus corona harus dijalankan berbarengan.

“New normal di daerah harus diarahkan pada bagaimana tatanan masyarakat kita tetap aman dari Covid-19, dalam arti penyebarannya kita tekan, namun di sisi lain ekonomi tetap produktif,” kata Anas.

Baca Juga :   PETAKAN TITIK RAWAN Balap Liar, Polresta Gandeng Polres Wilayah Sekitar Perkuat Pencegahan

Meski demikian, Anas mengatakan bahwa tatanan masyarakat baru yang produktif dan aman dari Covif-19 harus dijalankan secara bertahap. Kajian epidemiologi tetap perlu menjadi rujukan agar tidak menimbulkan gelombang kedua wabah yang lebih mengkhawatirkan.

Misalnya yang daerah wisata, sekarang mulai disiapkan konsep bersih, sehat, dan aman.

Menurut Anas, aspek kesehatan masyarakat dalam era new normal ini tetap diperhatikan. Ia berharap produktivitas ekonomi bisa perlahan ditingkatkan.

“Tatanan kehidupan baru adalah keniscayaan, tidak bisa ditolak, karena itu kita harus menyesuaikan diri dengan menciptakan gaya hidup baru yang sadar protokol kesehatan untuk menunjang produktivitas ekonomi,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyinggung kondisi new normal atau tatanan kehidupan baru saat pandemi virus corona . Ia menyebut masyarakat akan bisa kembali beraktivitas seperti biasa, namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Jokowi menyatakan masyarakat harus menyesuaikan dan hidup berdampingan dengan Covid-19 ketika kembali mulai beraktivitas. Menurutnya, hidup berdampingan dengan virus corona bukan berarti masyarakat menyerah, tetapi menjadi titik awal kehidupan baru.(CNNIndonesia/Ant/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA VENDOR “Salvage” KM Virgo Transport 8 Belum Final Penunjunkan
JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri
KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Pegawai Adaro Andalan Indonesia dan Dua Pegawai Pajak
DITAHAN Polda Kalsel Nakhoda KM Virgo Transport 8, Setelah Ditetapkan Tersangka
RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit
PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:39

DUA VENDOR “Salvage” KM Virgo Transport 8 Belum Final Penunjunkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09

JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Rabu, 30 September 2026 - 21:26

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah

Rabu, 30 September 2026 - 21:15

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:44

MALAM INI, Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 10 Korban KM Virgo Transport 8

Rabu, 30 September 2026 - 14:06

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Berita Terbaru

Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: HO-BPBD Kotim)

Kalteng

KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Okt 2026 - 20:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca