PEMBURUAN Pelaku “Gendam” di Banjarmasin, Tim Terbang ke Makasar

- Penulis

Senin, 3 Juli 2023 - 21:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemburuan terhadap pelaku “gendam” atau penghipnotis hingga penipuan, Tim Kepolisian Kalsel harus tebang ke Makasar, Sulawesi Selatan.

Tersangka Ardianto alias Ardi (44), dua ditangkap oleh tim pada Minggu (2/7/2023).

Pelaku beralamat di Jalan Serigala LR. II RT 03 RW 01 Kelurahan Mandala Kecanatan Mamajang Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan.

Pelaku melakukan penipuan dengan modus rayuan hingga korban terpedaya sebanyak tiga kali di wilayah hukum Banjarmasin Utara.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Agus Sugianto melalui Kanit Reskrim, Iptu Sudirno, saat dikonfirmasi Senin (3/7/2023), membenarkan mengamankan bersama barang bukti.

Dari keterangan, pertama kali melakukan pada Rabu (5/10/2022) dengan korban berinisial AD (45), warga Jalan Cemara Raya Kayu Tangi I Blok V Angsan RT 24 RW 02 Banjarmasin Utara.

Sebelum tersangka datang ke warung korban untuk membeli rokok, gula dan mie instan.

Tersangka bertanya mencari toko emas di sekitar Pasar Cemara, dan berpura minta tolong korban untuk melepasakan satu buah kalung emas seberat 50 gram, dan satu buah gelang emas seberat 50 gram dengan alasan sebagai contoh untuk di foto menggunakan Hp.

Alasannya untuk ditunjukan kepada orang tuanya, dan pelaku menyuruh korban membungkus kalung dan gelang emas tersebut dengan kertas bekas untuk ditaruh di dalam kardus mie instan.

Lantas, diikat dengan tali rapia seolah-olah dibeli pelaku. Selanjutnya tali rapia diganti dengan lakban warna bening.

Korban baru menyadari setelah membuka kotak kardus mie instan ternyata kalung dan gelang emas miliknya lenyap.

Ternyata aksi pelaku kembali di Jalan Pangeran RT 12 RW 01 Banjarmasin Utara pada Selasa (9/5/2023).

Korbanya kali ini berinisial AM (50), disana anggota menyita barang bukti berupa Sepeda Motor Yamaha Nmax yang di jadikan alat transportasi.

Dari kronologis, korban saat membuka warung di depan rumah tiba-tiba datang pelaku sendirian menggunakan sepeda motor ingin membeli rokok.

Korban memberikan rokok yang dibeli, dan tersangka membuka obrolan dengan ucapan  ”cincin pian (kamu) mana ditangan tidak ada”.

Korban terkejut langsung mencari di sekitar warung. Saat korban sibuk mencari cincin tidak menyadari tersangka masuk ke dalam rumah.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL, Tahan Direktur PT ADCL Perkara Penyertaan Modal Rp 19 Miliar

Kemudian ke kamar mengambil dompet warna abu-abu yang isinya uang tunai dan perhiasan gelang emas 20 gram.

Tidak lama korban sadar pelaku sudah memegang dompetnya.

Korban minta kembalikan, namun pelaku langsung kabur dengan  gelang emas.

Hanya berselang empat hari kemudian tersangka kembali melakukan di Jalan Perdagangan Komplek HKSB Permai blok 11 C RT 29 RW. 02 Banjarmasin Utara.

Ini, di rumah berinisial AH, yang pada Sabtu (13/5/2023).

Dimana saat itu menggunakan sepeda motor MX warna hitam mampir di rumah korban berpura menanyakan tata rias pengantin untuk menghias keluarganya.

Sebelumnya tersangka membujuk korban untuk memberikan pinjaman sementara guna mencukupi kekurangan uang untuk acara perkawinan.

Korban terpancing bujuk rayu korban menyerahkan perhiasan gelang emas 99, gelang emas putih, cincin emas bermata berlian serta cincin emas bermata berlian dan marjan uang tunai sebesar Rp 700.000.

Semua barang dimasukkan ke dalam kotak prin, pada saat korban masuk ke dalam rumah dengan maksud  mengambilkan air minum, pelaku  langsung membawa kabur semua barang itu.

Setelah mendapatkan laporan dari para korban, anggota langsung melakukan penyilidikan beberapa bulan, mendapat informasi mengenai keberadaan pelaku.

Anggota Buser Polsekta Banjarmasin Utara, diback Up Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Unit Resmob Polda Sulawesi Selatan, Dit Reskrimum Unit Resmob Polda Kalsel dan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Unit Jatanras Polresta Banjarmasin, langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya.

Dari pengakuan terhadap pelaku Ardi, bapak tujuh orang anak bahwa tak ada pekerjaan menetap.

“Biasanya kalau ingin berangkat ke luar kota saya bilang sama keluarga ada pekerjaan, lalu barang tersebut saya jual ke Martapura,” ujarnya. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca