SuarIndonesia – Kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, akan dibasahi guna mengantisipasi kebakaran lahan. Pembasahan kawasan tersebut menggunakan beton pabrikasi (U-Dith).
Saluran air akan disambung dengan irigasi Bangunan Riam Kanan (BRK).
“Saluran ke Guntung Damar menggunakan beton pabrikasi (U-Dith),
sedangkan yang ke Hutan Lindung menggunakan pipanisasi,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Roy Rizali Anwar, melalui Kabid Sumber Daya Air, Masrai Zulzai, Minggu (14/6/2020).
Sistem pengairan ke Guntung Damar disambungkan melalui pintu air di BRK 9, Cindai Alus. Pintu air tersebut berbeda dengan titik penjebolan tahun lalu atau tepatnya Bul 4.
Selain sudah dilengkapi pintu air, elevansi pada titik baru juga lebih tinggi. Jarak dari BRK 9 ke Guntung Damar kurang lebih 1 kilometer.
“Kami rancang nantinya sekitar 500 sampai 400 meter dibuat beton pabrikasi diameter 60 kali 80 centimeter, sisanya adalah saluran terbuka biasa,” katanya.
Selain itu, sambung Masrai, tahun ini juga dibuat jaringan pipa pengairan ke hutan lindung.
“Sementara satu kilo dulu. Nanti dibangunkan juta intakenya,” kata dia, seraya menambahan pagu paket Rp3 miliar. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















