PEMAIN di Luar Negeri Tak Dipaksa PSSI Gabung TC Timnas U-23

- Penulis

Selasa, 22 Desember 2020 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TC Timnas U-23 di Lapangan G Senayan, Jakarta.(Foto/Dok.PSSI)

 

SuarIndonesia – Timnas Indonesia U-23 sudah mulai menggelar pemusatan latihan. Pemusatan latihan kali ini menjadi rangkaian menuju SEA Games 2021, Vietnam.

Sebanyak 36 pemain dipanggil oleh PSSI untuk mengikuti pemusatan latihan yang berlangsung di Jakarta. Direncanakan pemusatan latihan kali ini berlangsung hingga 31 Desember mendatang.

Dari 36 pemain yang dipanggil dalam pemusatan latihan kali ini memang ada beberapa pemain yang berkarier di luar negeri. Mereka seperti Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk) dan Ryuji Utomo (Penang FC). Namun, sampai dengan saat ini pemain-pemain yang ada luar negeri belum mengkonfirmasi kehadirannya.

Disinggung hal ini PSSI melalui Plt Sekjen, Yunus Nusi memberikan jawaban diplomatis. Baginya PSSI tidak akan memaksa untuk mereka bergabung.

“Yang dari luar negeri belum bergabung, PSSI memahami dan memaklumi situasinya,” ucap Yunus Nusi kepada pewarta.

Baca Juga :   BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

“Tidak ada paksaan karena ada aturan yang mengikat dan harus dihormati,” tambah lelaki yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI ini, dikutip dari IndoSport.com.

Sementara itu Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menilai untuk Egy Maulana Vikri sepertinya kemungkinan besar akan bergabung. Sebab memang Liga Polandia tengah libur satu bulan karena Natal dan Tahun Baru.

“Ditunggu saja apakah Egy Maulana Vikri bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22,” tukas Indra Sjafri.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:42

BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40