Suarindonesia – Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM) Kreatif menjadi sasaran utama Pemerintah Kota Banjarmasin dalam meningkatkan perekonomian rakyat.
UMKM tersebut sudah berjumlah ratusan dan perlu didongkrak lagi agar menjadi usaha rakyat yang mandiri.
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina didampingi Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah mendukung gerakan MHM yang membuka pasar rakyat untuk pengembangan para pelaku UMKM di Banjarmasin.
“Ini adalah sprit kolaborasi yang harus kita kedepankan untuk sama – sama mengangkat usaha kecil termasuk ekonomi kreatif,” kata Ibnu Sina, usai meresmikan pasar rakyat UMKM, di Lapangan Kamboja Jalan H Anang Adenansi, Jumat (22/2).

Politisi PKS ini mengatakan, kini UMKM kreatif tak hanya telah memiliki Forum Ekonomi Kreatif namun juga insdutri digital. “Penting bagi kita untuk mendukung UMKM agar suasana iklim investasi bisa menarik berbagai usulan untuk menarik, ” katanya.
Sementara, panitia MHM, Sri Hidayah mengatakan, pasar rakyat yang digelar oleh MHM ada lebih dari 22 stand. Terdiri dari pelaku ekonomi kreatif kain sasirangan, kuliner, kerajinan tangan dan industri kerajinan dan industri rumah tangga.

“UMKM yang masuk dalam even pasar rakyat MHM adalah UMKM Kreatif di bawah binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Banjarmasin,” katanya.
Menurut Sri, pasar rakyat ini sebagai perhatian lembaga MHM untuk membantu mengangkat pelaku usaha kecil menjadi usaha yang bisa mengangkat ekonomi keluarga.
“Perhatian kami tak hanya pada UMKM kreatif namun kami juga fokus pada urban yang berbasis pada kearifan lokal,” tuturnya.
Even pasar murah yang perdana dilakukan MHM tersebut digelar selama tiga hari. Event juga dimeriahkan dengan lomba, dan pada pembukaan tersebut digelar lomba membuat sambal banjar. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















