SuarIndonesia – Partisipasi publik penting, dan Pejabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, tekanakan waktu dua bulan sosialisasi cegah Karhutla (kebakaran hutan dan lahan).
Itu disampaikannya pada apel kesiapan gabungan bersama Kapolda, Irjen Pol Rikwanto beserta Forkopimda, di Lapangan Tanah Polri, Jalan A Yani kilometer 21, Landasan Ulin, Banjarbaru, Selasa (2/3/2021)
Pejabat (Pj) Gubernur Kalsel secara bersama-sama memantau kesiapan personel dan alat-alat penunjang penanganan dan penanggulangan karhutla.
Dimana tim gabungan diisi sejumlah unsur termasuk TNI-Polri, Pemda di antaranya BPBD dan Damkar serta relawan.
Safrizal mengatakan, sesuai perkiraan BMKG, musim kemarau akan benar-benar dimulai pada Bulan Mei tahun ini.
“Ada waktu dua bulan untuk kesiapan personel, alat, metode dan koordinasi, semua dilakukan.
Termasuk membuat relawan di desa desa. Karena wilayahnya luas, tidak bisa semuanya ditangani aparat.
Jadi partisipasi publik ini penting. Dua bulan ini sosialisasi,” tegas Safrizal.
Ia meminta dalam sosialisasi ditekankan kepada masyarakat bahwa prinsip utama adalah apabila tidak ada kebakaran, tidak perlu memadamkan.
“Kuncinya tidak membakar lahan baik untuk cocok tanam maupun keperluan lainnya. Korporasi dan perorangan, ada sanksi dan akan diproses hukum,” pungkas Safrizal. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















