SuarIndonesia — Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) V di Kendari, Sulawesi Tenggara, berakhir Selasa (11/2/2020) malam.
Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan keluar sebagai pemenang mengalahkan, dua kandidat lainnya yakni, Mulfachri Harahap dan Drajad Wibowo. Kandidat ketum lain, Asman Abnur mundur sebelum pemilihan.
Politisi PAN asal Kalsel Pangeran Khairul Saleh dalam perbincangan SuarIndonesia.com, Kamis (13/2/2020), mengucapkan selamat atas terpilihnya Zulhas sebagai ketua umum dua periode berturut-turut. Kalsel sendiri diketahui merupakan daerah loyalis dan basis suara Zulhas.
Menurut Pangeran, untuk pertama kalinya Zulhas menjadi ketum PAN dua periode. Karena sejak partai ini berdiri, tidak pernah seorang ketua umun menjadi dua periode.
“Selamat mendapat Amanah menjadi Ketum PAN dua periode sekaligus meralat mitos bahwa tidak ada Ketum PAN yang bisa menjabat dua kali. Sekaligus juga menggugurkan bhw PAN semakin cerdas memilih pemimpinnya bukan karena pengaruh ketokohan seseorang,” tukas Pangeran.
Pangeran Khairul Saleh mengucapkan salut atas keinginan Zulhas untuk merangkul semua pihak, untuk bersama-sama membesarkan partai.
Malah Zulhas merencanakan mendatangi kediaman Amien Rais untuk sowan dan silaturahim kepada tokoh pendiri PAN tersebut.
Pangeran mengakui, Amien Rais itu salah satu pendiri partai, dan Amien Rais merupakan tokoh reformasi. “Saya setuju Amien itu identik dengan PAN, PAN adalah Amien Rais, Amien Rais adalah PAN,” kata Pangeran.
Pangeran menyebut Zulhas orangnya Agamis, rendah hati dan sangat menghargai orang tua dan tokoh senior, selalu mengalah dengan orang yang memusuhinya atau dengan rivalnya. “Bahkan berlebihan saya melihat suka tak tahan, selain hormat dan kasih dengan yang muda, salut dengan beliau,” kata.Pangeran.
“Bang Zulhas orangnya santun, murah hati selalu senyum, positive thingking dan visioner,” kata Pangeran.
Karena itu, tak heran mayoritas suara, masih menghendaki Zulhas memimpin PAN lima tahun ke depan lagi. “PAN perlu pemimpin seperti Bang Zulhas,” kata Pangeran.
Pangeran berharap Zulhas ke depan lebih keras membawa aspirasi masyarakat semua kalangan. “Seperti yang dikatakan Bang Zulhas kita harus meluruskan kembali PAN sesuai cita-cita awal yaitu partai miniatur Indonesia, partai yang moderat Islam rahmatan berjuang untuk seluruh kalangan. Oleh karena itu disebut dengan nasionalis religius,” kata Pangeran.(RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















