PAKAIAN BEKAS Hingga Sajam dan Narkotika Dimusnahkan Kejari Tapin

SuarIndonesia – Sejumlah perkara dengan barang bukti lembaran pakaian bekas hingga sajam (senjata tajam) dan narkotika dimusnahkan jajaran Kejari (Kejaksaan Negeri) Tapin, Selasa (19/7/2022). Itu pemusnahkan dari 64 perkara, tindak pidana umum periode Desember 2021 sampai Juli 2022 dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau incraht. Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri) Adi Fakhrudin bersama Ketua Pengadilan Negeri Rantau Herjuna Wisnu Gautama, Kasat Reskim, AKP Haris Wicaksono, perwakilan Kodim 1010, perwakilan Rutan setemat, turut melakukan pemusnahan Adi Fakhrudin menjelaskan, pemusnahan barang buktimemang  sebanyak 64 perkara dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap. “Jadi kita selaku eksekutor berkewajiban memusnahkan sebagai mana amanat Undang-undang Nomor 16 Tahun 2014 tentang kejaksaan, “ jelasnya. Ia menyebutkan barang bukjti, dari  kasus Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 40  perkara, perkara,  kesehatan tiga) perkara, undang-undang darurat 12 perkara dan barang bukti lainnya sebanyak 9 perkara. Sementara untuk barang buktinya untuk  sabu-sabu sebanyak 35,95 gram dan 10 butir pil ektasi. Lainnya untuk undang-undang Kesehatan yaitu berupa pil dextro sebanyak 509 butir dan juga perkara undang-undang darurat sebanyak sebanyak 12 perkara terdiri dari 13 perkara senjata  dan satu perkara kepemilikan senjata api satu buah. Selanjutnya juga ada barang bukti dalam perkara kejahatan terjadap nyawa seseorang dalam Undang-undang perlindungan anak berupa 22 lembar pakaian bekas. “Barang bukti narkotika jenis sabu-sabu, pil ekstasi, dekstro dimusnahkan dengan di blender, untuk senjata tajam di potong dengan mesin pemotong besi dan pakaian bekas dibakar, serta handphone dihancurkan, “ katanya. Kajati  mengajak semua pihak untuk secara bersama-sama memberatas peredaran narkoba, karena ini berakibat bisa membunuh generasi muda di Tapin akan ketergantungan dari narkoba. (*/ZI)  

 95 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!