OZIL, Derma, Sikap Politik, dan Doa di Ruang Ganti

- Penulis

Selasa, 28 April 2020 - 21:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto/Ist)

SuarIndonesia – Mesut Ozil dikenal sebagai pesepakbola muslim yang gemar berderma. Di luar lapangan, aksi gelandang Jerman berdarah Turki ini kerap menyita perhatian, salah satunya membantu anak-anak dan pengungsi di beberapa negara.

Berkat pribadi dermawan tersebut, Ozil yang baru-baru ini dikabarkan menolak pemotongan gaji oleh Arsenal sebagai dampak pandemi virus Corona (COVID-19)didaulat menjadi duta Rays of Sunshine Britania Raya, sebuah organisasi amal untuk anak-anak di Inggris. Pada 2014, playmaker Arsenal dan Timnas Jerman ini menyumbangkan hadiah kemenangan Piala Dunia 2014 untuk membiayai operasi 23 anak-anak Brasil.

Biaya untuk operasi tersebut dilaporkan mencapai 240.000 pound. Setahun setelahnya, Ozil kembali mendanai operasi untuk 11 orang anak di negara yang sama.

Salah satu momen yang memancing perhatian publik adalah pernikahannya dengan mantan Miss Turki, Amine Gulse. Ozil memanfaatkan pernikahan ini untuk meminta donasi pembiayaan operasi 1.000 orang anak.

Di lain sisi, aktivitas luar lapangan Ozil yang menyita perhatian adalah kevokalannya dalam menyuarakan sikap politik. Hal ini tercermin dari komentarnya atas masalah Uighur dan ketika ia pensiun dari Timnas Jerman.

Sebelum Jerman tersingkir secara memalukan dari Piala Dunia 2018, Ozil dilaporkan bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Pertemuan ini dituding sejumlah pihak bermuatan politis. Pejabat DFB (PSSI-nya Jerman) dan media negeri panser pun mengkritik Ozil terkait pertemuan itu.

Presiden DFB waktu itu, Reinhard Grindel, bahkan meminta pernyataan publik dari Ozil terkait hal tersebut. Ozil “membalas” dengan merilis pernyataan sekaligus mengumumkan pensiun dari Timnas Jerman.

Dalam pernyataannya, Ozil mengaku merasa diperlakukan tidak adil sebagai pesepakbola keturunan Turki di Jerman. Eks pemain Real Madrid ini menambahkan bahwa pertemuan dengan Erdogan sama sekali tidak terkait politik. “Dengan berat hati dan setelah banyak pertimbangan, karena hal-hal yang terjadi belakangan ini, saya tidak akan lagi bermain untuk Jerman di tingkat international selagi saya merasakan rasisme dan sikap tidak hormat ini,” tulis Ozil dikutip Goal.

Pada 2019 lalu, Ozil kembali bersuara. Lewat Twitter, salah satu pesepakbola berjuluk raja assist ini mengkritik dunia muslim yang “diam” terhadap represi pemerintah Cina atas minoritas Uighur.

Baca Juga :   INDOMARET FUN RUN 2026 Hadir di Banjarmasin, Ajak Peserta Berlari Sambil Menikmati Ikon Kota

Menurut laporan lembaga pemantau hak asasi manusia, Cina membangun kamp-kamp konsentrasi di Xinjiang untuk menahan minoritas Uighur, sesuatu yang diklaim Beijing sebagai “pusat edukasi”. “Quran dibakar. Masjid ditutup. Sekolah muslim dilarang. Cendekiawan religius dibunuh. Saudara-saudara dikirim paksa ke kamp. Muslim diam saja [terkait Uighur]. Suara mereka tidak terdengar,” cuit Ozil sebagaimana dikutip DW.

Sikap politik pesepakbola berusia 31 tahun ini pun mendapat respons keras di Cina. Ozil bahkan dihapus dari game sepak bola populer, Pro Evolution Soccer (PES) 2020, di negeri tirai bambu. “Pesepakbola Jerman Ozil mengunggah pernyataan ekstrem mengenai Cina di media sosial,” demikian pernyataan NetEase, perusahaan yang merilis PES di Cina sebagaimana dikutip BBC.

Pembelaan Ozil atas minortias Uighur dibungkus dengan sentimen religius sebagai sesama muslim. Pesepakbola yang mencatatkan 92 caps bersama Timnas Jerman ini lahir pada 15 Oktober 1988 di Gelsenkirchen. Ozil melakoni karier junior di sejumlah klub lokal sebelum memulai karier profesional bersama Schalke 04 pada 2006. Karier Ozil mulai menanjak di Werder Bremen sebelum penampilan gemilang di Piala Dunia 2010 yang membuatnya dipinang salah satu klub terbaik dunia asal Spanyol, Real Madird.

Pada 2013, Ozil pindah dari Spanyol ke Inggris setelah direkrut Arsenal dengan biaya transfer yang dilaporkan mencapai 42,5 juta pound. Ozil dikenal sebagai muslim taat.

Dalam wawancara dengan Der Tagesspiegel, ia mengaku selalu berdoa sebelum bertanding. “Saya berdoa di ruang ganti sebelum keluar ke lapangan. Ketika saya berdoa, teman-teman setim sudah paham bahwa mereka tidak bisa mengajak saya bicara untuk waktu singkat,” ucap Ozil.(tirto.id/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:25

TERUS PENCARIAN Korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Terdata 129 Belum Ditemukan

Senin, 14 September 2026 - 12:14

JENAZAH Korban Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin, 15 Penumpang Selamat Ikut Dievakuasi

Minggu, 13 September 2026 - 22:10

KAGET DAPAT KABAR, Normalasari Berharap Saudaranya Bisa Ditemukan dalam Kondisi Sehat

Minggu, 13 September 2026 - 22:10

SOAL Insiden KMP Virgo Transport 8, Menhub: Pemerintah Investigasi Secara Menyeluruh

Minggu, 13 September 2026 - 21:38

KECELAKAAN Kapal Virgo 8, DPRD Kalsel Ucapkan Duka Cita

Minggu, 13 September 2026 - 21:29

KESAKSIAN Penumpang Virgo Transport 8: “Kapal Miring Cepat tanpa Alarm sebelum Tenggelam”

Minggu, 13 September 2026 - 21:14

KPP BALIKPAPAN Kirim Tim Perkuat Operasi Pencarian Kapal Virgo Transport 8

Minggu, 13 September 2026 - 19:36

MV HAIDA Sandar di Trisakti, Bawa 69 Penumpang Selamat

Berita Terbaru

Marc Marquez puncaki klasemen MotoGP 2026 usai menang race San Marino. (Foto: REUTERS/David W Cerny)

Internasional

MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca