OPTIMASI SPBE : Manajemen Risiko dan Pencapaian Signifikan Kota Banjarmasin

- Penulis

Jumat, 24 November 2023 - 01:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Dan Statistik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika S.T.,M.T membuka Sosialisasi dan Bimtek Manajemen Risiko Sistrm Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang berlangsung di salah satu hotel di Banjarmasin. Kamis (23/11/2023).

Turut Hadir dalam kegiatan Kepala Bidang Aptika Diskominfotik kota Banjarmasin, H Agung Saptoto, Kepala Bidang Komunikasi Diskominfotik, M Yamani, Sejumlah pimpinan SKPD beserta jajaran di lingkup pemerintah kota Banjarmasin.

Turut berhadir juga, Analis Kebijakan Pertama Kemenpanrb, Aisyah Nusa Ramadhana dan Muhammad Elfan Budi Nugroho sebagai narasumber pada kegiatan Bimtek tersebut.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kominfotik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika S.T.,M.T., menyoroti pencapaian signifikan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dokumentasi SPBE telah berhasil diimplementasikan dengan sukses sejak tahun 2022, melibatkan berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mencatat proses bisnis dan mengidentifikasi program yang dibutuhkan. Dokumen arsitektur SPBE menjadi panduan utama bagi SKPD, memperkuat efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Pentingnya manajemen risiko dalam konteks SPBE ini yaitu Risiko potensial, seperti gangguan sistem aplikasi merupakan tantangan yang harus diatasi. Hal ini tidak hanya untuk mencapai efisiensi melalui teknologi informasi, tetapi juga melalui langkah-langkah proaktif dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko yang mungkin timbul selama implementasi SPBE,” ujar Kepala Diskominfotik.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

“Ini mencerminkan bukan hanya pencapaian praktis Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menerapkan SPBE, tetapi juga kesadaran kita semua terhadap perlunya manajemen risiko yang cermat dalam menghadapi dinamika penerapan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Aptika, H Agung Saptoto menyampaikan bahwa manajemen risiko SPBE dianggap krusial dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan pelayanan publik berkualitas.

“Harapannya, acara ini memberikan manfaat besar bagi peserta, memungkinkan mereka menerapkan ilmu di SKPD masing-masing dan berbagi pengetahuan dengan sesama ASN,” pungkasnya.( */SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel
PENANGANAN KARHUTLA di kawasan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Terus Diintensifkan Tim Gabungan
JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan
SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin
GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla
CAIRAN Surfaktan Disiapkan Polda Kalsel Produksi Jumlah Lebih Banyak
BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam
MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Selasa, 15 September 2026 - 20:32

799.440 Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:12

API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

Berita Terbaru

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar. (detikKalimantan)

Hukum

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:50

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca