OPERASIONAL Studio XXI Diuji Coba Meski Izinnya Belum Jelas

OPERASIONAL Studio XXI Diuji Coba Meski Izinnya Belum Jelas

SuarIndonesia – Operasional studio XXI di Duta Mall mulai diuji coba, meski belum jelas apakah sudah mengantongi izin dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin atau belum.

Manager Operasional Duta Mall, Yenny Purwanti mengaku sudah mengkomunikasikan soal uji coba operasional bioskop tersebut ke Ketua Gugus Tugas yang dijabat Plt Walikota Banjarmasin, Hermansyah.

“Baru uji coba. Sudah di-sounding ke beliau (Hermansyah),” ujar Yenny saat dikonfirmasi terkait izin operasional, Jumat (02/10/2020).

Yenny menjelaskan, dalam uji coba tersebut pihak manajemen XXI melakukan beberapa pembatasan, di antaranya jam penayangan, ruang theater yang dibuka, hingga kapasitas penonton juga dibatasi.

“Jamnya juga dipersingkat, hanya empat kali penayangan. Dari total sepuluh teather, hanya lima dulu diuji coba buka, dan kapasitasnya pun hanya lima puluh persen tiap studionya,” katanya.

Selain itu, pihak manajemen juga akan mengevaluasi dari hasil uji coba ini. Jika seandainya dinilai tak menguntungkan, tak menutup kemungkinan XXI bakal kembali ditutup.

“Seminggu ini mau diliat dulu. Karena kalau ternyata operasionalnya juga tak nutup dari XXI kemungkinan mereka tutup lagi,” tukasnya.

Terkait rencana operasional studio XXI Duta Mall, Dinas Kesehatan Banjarmasin memang sudah melakukan kunjungan untuk melihat sejauh mana upaya penerapan protokol kesehatan CoVID-19 dilakukan di lokasi tersebut.

Hasilnya, Dinkes memutuskan untuk mengeluarkan rekomendasinya penerapan protokol kesehatan. “Sepanjang bisa memenuhi protokol kesehatan, juga mendapat izin dari ketua Gugus Tugas saya kira tak masalah untuk dioperasionalkan,” ujar Machli.

Selain itu, Machli yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin menilai, kehadiran tempat hiburan juga berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan membantu pemulihan ekonomi.

“Karena itu bagian dari peningkatan imunisasi masyarakat. Di satu sisi juga untuk PAD (pendapatan asli daerah). Karena kebijakan kita tak hanya ke CoVID, tapi dampak ekonomi di Banjarmasin,” terangnya.

Lantas bagaimana jika terjadi pelanggaran dalam perjalanannya? Machli pun menyatakan bakal menindak tegas jika hal itu benar dilakukan. “Kami akan sidak. Kalau dalam operasional ketahuan melanggar protokol, kami cabut rekomendasi,” pungkasnya. (SU)

 718 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: