Suarindonesia – Tangan Mustika, begitu terampil melipat kertas surat suara Pemilu 17 April mendatang. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta ini, adalah salah satu dari 66 orang yang ditugaskan oleh KPU Banjarmasin dalam pelipatan surat suara.
Meski dibayar hanya Rp50Rp100 per lembar. Karlinah mengaku bersyukur. Yang lebih penting menurut mahasiswi semester 4 itu, dia ikut terlibat pada Pemilu kali ini, apalagi pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
“Saya senang terlibat langsung pada Pemilu kali ini. Meski hanya sebagai pelipat kertas surat suara,” akunya.

Harga pelipatan satu surat suara ditetapkan KPU Banjarmasin bervariasi. Untuk surat suara pemilihan DPR RI, DPRD Kalsel dan DPRD Kota, satu surat suara yang dilipat, nilainya Rp100 per lembar.
Sedangkan untuk surat suara pemilihan DPD RI, nilainya lebih murah, yakni Rp75 per lembar. Bahkan, harga pelipatan surat suara Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden lebih murah. Satu lembar surat suara hanya dihargai Rp50.
Bahkan, nilai itu belum termasuk pajak yang harus dibayar oleh si pelipat. “Nilai ini disepakati bersama seluruh KPU Kabupaten/Kota se Kalsel,” terang Ketua KPU Banjarmasin, Khairunizan. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















