MISTERI UANG Rp 20 Juta Titipan Sebelum Tahanan Narkotika Kabur, Apa Berkaitan Jaringan ?

- Penulis

Sabtu, 29 April 2023 - 16:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Misteri belum terungkap uang Rp 20 juta yang informasinya titipan salah satu istri untuk disampaikan ke tersangka kasus narkotika yang kabur.

Dan sebelum itu dititipkan ke pihak berwenang di Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) Polres Tapin, apakah ada kaitan dengan jaringan di atasnya ?.

Atau bekal mereka ketika kabur, ini belum terungkap dan masih digali pihak berwenang.

Namun dari keterangan diperoleh, Sabtu (29/4/2023), uang sejumlah tersebut belum sempat terserahkan oleh petugas Tahti.

Dan kini masih ada utuh tersimpan hingga disebut sebut adanya alat gergaji diduga sebagai pembobol teralis. besi tahanan, sebelun menjebol flapon.

Untuk uang tersimpan lantaran para tahanan itu keburu kabur pada Minggu (23/4) subuh dan rencana Seninnya hendak diserahakan.

“Kalau soal uang itu saya rasa gaklah ada kaitan soal jaringan. Pastinya semua terus dalam pemeriksaan.

Dan anggota jaga juga jika terbukti lalai diberikan sanksi,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, kepada wertawan sebelumnya.

Sedangkan Direktur Reseser Narkoba, Kombes  Pol Tri Wahyudi, ketika ditanya mengaku belum mengetahui.

“Nanti kita cek lagi ya, sampai sejauh mana kebenarannya” ujar Tri Wahyudi, yang saat kejadian juga turun ke wilayah Polres Tapin.

Diketahui, keenam yang kabur yakni Riduan (53) warga Desa Pingaran Hulu, Kecamatan Astambul, Banjar.

Syarifudin (45) warga Desa Banua Anyar, Kecamatan Astambul, Banjar.
Suriansyah Jubaidi  (37), Jalan H Busera RT 002 RW.001 Desa Malutu, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Muhyar Bin Imhatta (36), Desa Tatakan Nes 15 RT 011 RW 004 Kecamatan Tapin Selatan, Tapin.

Taufik  (51) Jalan Pembangunan RT 002 RW 001 Desa Pemantang Karangan Hulu, Kecamatan Tapin Tengah, Tapin dan yang terakhir Irfendi (34) warga Kumbang Kelurahan Sungkai, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar.
Pemburuan para tahan inipun tuntas terhadap, setelah lima tertangkap lebih awal, kemudian satu yang sempat dinyatakan buron atasnama Erfendi (34) juga berhasil tertangkap, Jumat (28/4/2023).

Baca Juga :   SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin

Kapolres Tapin, AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasi Humas Polres Tapin, AKP Agung Setiawan membenarkan penangkapan Erfendi atau tahanan yang terakhir dicari-cari ini.

Diketahui, pada saat lima tertangkap, tak lama satu meninggal dunia atasnama Syarifuddin (45) warga Banua Ayar Kabupaten Banjar.

Kapolres tegaskan dalam proses penangkapan terhadap tahanan tidak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Dan sudah sesuai prosedur.

Dia menjelaskan, anggota telah menjalankan prosedur seperti dengan menggunakan pengeras suara dan tembakan peringatan saat di lapangan.

Namun upaya tersebut tidak dihiraukan oleh para tahanan sehingga berulangkali lolos dari pengejaran polisi.

Disamping itu tahanan sudah ada mempersenjati dengan senjata tajam seperti parang yang dicuri dari warga setempat.

Sedangkan diberikannya tembakan kepada kaki tersangka dikarenakan pada saat diamankan para tahanan melakukan perlawanan yang dinilai membahayakan para petugas.

Selanjutnya salah satu yang meninggal dunia itupun bukan dari saat penangkapan dilakukan dan kekerasan dilakukan anggota.

Tetapi faktor kelelahan pelaku karena lapar dan haus akibat tidak makan dan minum selama pelarian.

Disamping itu pula saat di rumah sakit tersangka mengalami sesak nafas mengakibatkan cerdiac arrest atau henti jantung.

Ini dibuktikan dengan keterangan dokter yang menangani di rumah sakit RSUD Datu Sanggul Rantau. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMBANGGAKAN Sari Patin Kayu Tangi Juara Terbaik 1 Patuh Pajak Selama 4 Tahun Berturut-turut
KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus
AHLI ULM Beberkan Dampak Teknis Pemadaman Listrik Kalselteng di  PTUN Banjarmasin
LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob
KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T
TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara
MENGHARGAI Nilai-nilai Luhur Budaya, Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari di Kalsel
UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21

KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus

Kamis, 5 November 2026 - 21:46

SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi

Kamis, 5 November 2026 - 21:33

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 November 2026 - 20:20

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 19:35

TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 5 November 2026 - 15:52

UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng

Berita Terbaru

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Suhermanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus penyadapan Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (5/11/2026) malam. (CNN Indonesia TV)

Headline

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:33