MENTERI LH: RI Masih Dijajah Sampah Negara Maju

- Penulis

Minggu, 27 Oktober 2024 - 22:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq menjawab pertanyaan wartawan terkait tata kelola sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (27/10/2024) petang. (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq menjawab pertanyaan wartawan terkait tata kelola sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (27/10/2024) petang. (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

SuarIndonesia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyoroti negara luar yang masih mengirimkan sampah ke Indonesia di tengah berbagai masalah lingkungan.

Ia menilai praktik impor sampah itu sebenarnya amat merugikan Indonesia. Sebab, sampah yang diklaim telah dipilah itu justru datang ke Indonesia tanpa dikelola lebih dahulu.

“Hari ini kita masih impor sampah. Kok tega-teganya di tengah timbunan sampah di Indonesia, kita masih impor sampah, dibungkus di dalam sampah terpilah dari negara-negara maju yang konon dia zero waste,” ujar Hanif di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, Minggu (23/10/2024), dikutip dari CNNIndonesia.

“Apa benar yang dikirim sampah terpilah? Ternyata semua mengatakan hampir tidak. Semua yang dikirim ke kita benar-benar sampah yang tidak dikelola,” lanjutnya.

Hanif kemudian menjelaskan lebih lanjut kerugian yang secara tidak langsung dialami Indonesia jika praktik itu terus subur. Menurutnya, biaya untuk mengolah sampah kiriman itu tidak sebanding dengan uang yang diterima.

Ia juga menilai hasil pengolahan sampah itu tidak sebanding dengan investasi yang dikeluarkan, termasuk untuk operasional.

Hanif kemudian berkomitmen untuk menyikapi isu tersebut sebagai salah satu prioritasnya selama menjabat Menteri Lingkungan Hidup. Ia lantas mengajak berbagai pihak untuk ikut bekerja sama mencegah adanya impor sampah lagi.

Baca Juga :   PELIPATAN Surat Suara di Gudang Logistik KPU Dijaga Ketat Aparat Polresta Banjarmasin

“Ini yang kita harus bertekad. Kita harus segera akhiri impor sampah apapun dari negara lain,” ungkapnya.

“Kita harus selesaikan itu. Sudahlah, yang mengakali sudahlah. Ini Indonesia, masa kita masih dijajah dengan sampah? Ini yang harus kita pikirkan sama sama,” lanjut Hanif.

Pernyataan itu diungkapkan Hanif Faisol ketika dia melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Ia meninjau beberapa titik di TPS Bantar Gebang yang menjadi tempat mengolah sampah warga Jakarta. Beberapa di antaranya, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Merah Putih dan area refuse derived fuel (RDF) milik TPS Bantar Gebang.

Kunjungan ini dilaksanakan tidak lama setelah Hanif mengikuti retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil), Magelang). Ia bersama jajaran Kabinet Merah putih lainnya mengikuti acara itu sejak Kamis (24/10) hingga Minggu (27/10) pagi.

Beberapa agenda yang dijalani, di antaranya; para menteri memaparkan visi-misi, penyamaan visi-misi, hingga pemberian arahan dari Presiden Prabowo Subianto. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong
PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 22:43

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 21:45

SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya

Senin, 25 Mei 2026 - 21:30

DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca