Suarindonesia – Menteri Sosial (Mensos) RI, Agus Gumiwang Kartasasmita mneyebut mengurangi angka kemiskinan tidaklah mudah.
Ia cukup puas di Indonesia antara tahun 2018 dan 2019 menunjukan penurunan angka kemiskinan.
Satu hal yang juga paling membuat dirinya bangga, secara bersamaan angka kemiskinan dan angka ginirasio atau ketimpangan dapat diturunkan.
“Mengurangi angka kemiskinan pekerjaan yang tidak simpel tidak mudah, apalagi ketika berhasil secara bersamaan memperbaiki angka ginirasio,” ujar Agus saat berada di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial di Banjarbaru, Rabu (24/7).
Dijelaskannya, berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Septermber 2018 angka kemiskinan Indonesia berada di titik 9,66, sedangkan bulan April 2019 di angka 9,41.
Lebih jauh ia menerangkan, ginirasio September 2018 berada di angka 0,384 dan April 2019 di angka 0,381.
“Ada korelasi antara KPM-PKH (Keluarga Penerima Manfaat-Program Keluarga Harapan) dengan jumlah penduduk miskin, semakin banyak graduasi mandiri (berhasil keluar) dari PKM-PKH, angka kemiskinan semakin turun.
Tahun lalu graduasi 600 ribu keluaga, tahun ini kita targetkan sejuta keluarga, ” tuturnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















