MENINGGAL! Bocah Terseret Arus di Lokasi Banjir

- Penulis

Senin, 17 Maret 2025 - 00:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bocah berumur 10 tahun di Palangka Raya meninggal dunia akibat tenggalam di lokasi banjir di Jalan Mendawai, Minggu (17/3/2025). (Foto: ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Bocah berumur 10 tahun di Palangka Raya meninggal dunia akibat tenggalam di lokasi banjir di Jalan Mendawai, Minggu (17/3/2025). (Foto: ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

SuarIndonesia — Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus saat bermain air di lokasi banjir, di Jalan Mendawai, Kota Palangka Raya, Minggu (16/3/2025).

“Informasi korban ini warga Jalan Pelatuk,Palangka Raya. Korban ke sini (Jalan Medawai) bersama teman-temannya dengan niat berenang di kawasan banjir,” kata Ketua RT 06 Jalan Mendawai, Aditya Wibawa, usai mengevakuasi korban.

Dia menjelaskan, korban pada saat kejadian diketahui berenang bersama sebanyak tujuh atau sembilan orang rekannya.

Namun tiba-tiba korban tenggelam dan menghilang dari rombongan rekan-rekannya. Melihat korban tenggelam, rekan-rekannya kemudian meminta pertolongan warga.

“Mendapat informasi itu, saya bersama warga kemudian menuju lokasi kejadian dan melakukan pencarian terhadap korban tenggelam,” ucapnya.

Aditya mengatakan setelah melakukan pencarian selama 30 menit, akhirnya korban berhasil ditemukan dengan radius sekitar lima meter dari titik korban dilaporkan tenggelam.

Ia bersama warga lainnya kemudian bergegas membawa korban ke RSIA Yasmin di Jalan Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, dengan harapan nyawa korban masih dapat tertolong.

Baca Juga :   DISAMBUT Pimpinan DPRD Balangan Kunjungan Jajaran Polres

“Korban ini ditemukan warga kami yang bernama Ramli dan dibawa ke RSIA Yasmin. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan,” tutur Aditya dilansir dari AntaraKalteng.

Kemudian, Aditya berusaha berkoordinasi bersama Ketua RT di Jalan Pelatuk untuk mencari orang tua korban terkait peristiwa nahas tersebut.

Atas peristiwa tersebut ia selaku RT berpesan kepada seluruh orang tua di Kota Palangka Raya untuk mengawasi anaknya saat bermain di luar rumah dan tidak memperbolehkan bermain di kawasan banjir.

“Pokoknya dijaga betul, airnya ini sangat deras dan untuk tenggelamnya ini baru pertama kali ini ada menyebabkan korban jiwa,” kata Aditya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PASTIKAN Siap Hadapi Dinamika Lapangan, Kapolresta Cek Peralatan Dalmas
GUBERNUR MUHIDIN di Arena Kobaran Api Karhutla Ikut Padamkan
KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan
KEMARAU MENGGANAS, 23 Kebakaran Lahan Terjadi di Banjarmasin
BANJARMASIN Masih Titik Rawan Narkoba, Bandar Incar Warga Ekonomi Lemah jadi Kurir
BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam
SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla
NARKOBA – BALAP LIAR jadi Catatan untuk Kapolresta Banjarmasin

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:47

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:39

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:17

MENDAGRI Tito: Pastikan tidak Ada PPPK Dirumahkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:49

BPS: 6% Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57

KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50

ENAM Provinsi Rawan Karhutla Difokuskan untuk Ditangani

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara/Harianto)

Bisnis

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:39

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca