SuarIndonesia – Mengejutkan di detik-detik pendafaran di KPU sebagai calon Walikota Banjarmasin, Yuni Sulaiman menyatakan mundur.
Dinamika politik dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Banjarmasin berubah cepat.
Setelah Ketua DPD Golkar Kota Banjarmasin, Yuni Abdi Nur Sulaiman ini menyatakan sikap mundur sebagai calon dalam pemilihan.
Kepastian mundurnya Yuni Abdi Nur Sulaiman disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, Syarifuddin Ardasa dalan penyataannya resminya saat di Jakarta Rabu (28/8/2024) sore.
Menurut Ardasa, keputusan mundurnya Yuni Abdi Nur Sulaiman dikarenakan kondisi kesehatannya.
Dan secara organisasi proses mundurnya, sudah disampaikan secara resmi melalui surat tertulis yang ditujukan kepada DPP Golkar di Jakarta.
“Sikap jiwa besar harus diambil Pak Iyun hari ini, karena kondisi kesehatannya beliau memilih mundur diri dari kontestasi Pilwali Banjarmasin.
Dan beliau memohon maaf kepada seluruh warga Banjarmasin dan unsur pendukung, terkhusus kepada pengurus partai Golkar, baik di pusat, provinsi dan Kota Banjarmasin,” kata Ardasa.
Ditegaskan, bahwa proses pengunduran diri ini juga sudah disampaikan ke DPP Golkar di Jakarta melalui surat resmi yang ditandatangani langsung.
“Kami sudah mengantar surat pengunduran dirinya tadi malam (Selasa malam 27/8) dan sudah diterima langsung pihak sekretariat DPP Golkar Ibu Yuli di kantor DPP,” ujarnya.
“Pak Iyun juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh simpatisan dan pengurus DPP Golkar di Jakarta dan DPD Golkar Provinsi Kalsel atas dukungan dan kepercayaannya sejauh ini. Namun karena kondisi kesehatannya, keputusan ini harus diambil hari ini,” tegasnya.
Sebelumnya berdasarkan surat keputusan DPP Golkar, Yuni Abdi Nur Sulaiman maju sebagai paslon berpasangan dengan Rian Zulfikar sebagai calon wakil walikotanya yang dituangkan dalam formulir B1KWK dengan SK bernomor: 336/DPP/GOKKAR/VIII/2024.
Lantas bagaimana dengan M.Rian Zulfikar?
“Karena sejak awal keputusan untuk maju pasangan ini adalah bersama atau sepaket, maka untuk posisi saudara Rian Zulfikar juga menyatakan mundur dari pencalonan ini.
Dan secara prosedural juga sudah bersurat ke DPP Golkar. Mungkin bisa nanti dikonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan,” ucapnya.
Ardasa memastikan bahwa Yuni Sulaiman saat ini sedang fokus untuk berobat dulu.
“Insya Allah nanti Pak Iyun (sapaan Yuni) akan menyampaikan secara langsung kondisi kesehatannya kepada warga dan simpatisannya setelah beliau selesai berobat ke Singapura,” jelasnya. (*/SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















