SuarIndonesia – Menteri Perdagangan (Mendag) RI sudah menunjuk 2 perusahaan sebagai penyalur minyak goreng (migor) curah di Kalsel, yaitu PT. PPI dan PT. Nusindo.
Dua perusahaan itu ditugaskan mendistribusikan migor kepada penjual dengan Rp 13 ribu per liter. Harga jual kepada konsumen Rp14 ribu per liter.
Dijelaskan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, saat masih berlakunya Permendag no 06/22, di mana terjadi kelangkaan minyak goreng kemasan di Kalsel, maka Kadisdag Kalsel berupaya mencari pasokan termasuk minyak Curah.
“Kala itu melalui Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI memohon agar didistribusikan minyak goreng curah ke Kalsel dan saat itu pula disetujui dengan memberikan penugasan kepada PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT. Nusindo. Saat itu HET migor curah masih Rp11.500/liter,” beber Birhasani, Senin (21/3/2022).
Pengiriman migor curah akan menggunakan mobil tanki dari Kotabaru, saat kembali ke Kotabaru tangki diharuskan kosong dan muatan 1 tangki adalah per 8000 liter.
Dalam hal ini, Pemprov Kalsel akan bertugas sebagai pengawasan. Disdag provinsi mengarahkan disdag kab/kota untuk pendataan pedagang/pengecer yang mau membeli minyak curah penugasan ini.
“Subsidi migor curah dilakukan oleh pemerintah pusat langsung melalui produsennya, jadi semua migor curah yang beredar secara nasional termasuk di Kalsel sudah otomatis bersubsidi yang peredarannya dari produsen ke distributor.
Distributor ke pedagang, terus diperjual belikan kepada konsumen. Jadi, pemerintah daerah tidak terkait langsung dengan pengelolaan subsidi.
Pemerintah daerah provinsi dan kabupaten kota serta kepolisian, hanya terlibat dlm pengawasan,” pungkasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















