MENAG: Singkawang Contoh Harmoni dalam Promosi Budaya Nasional

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar tampak menyaksikan atraksi barongsai dalam event Discover Timeless Harmony Explore Singkawang di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (23/1/2026). (Foto: Dok Humas Pemkot Singkawang)

Menteri Agama Nasaruddin Umar tampak menyaksikan atraksi barongsai dalam event Discover Timeless Harmony Explore Singkawang di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (23/1/2026). (Foto: Dok Humas Pemkot Singkawang)

SuarIndonesia — Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menilai bahwa Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi contoh harmoni dalam promosi budaya nasional di Indonesia.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri kegiatan Discover Timeless Harmony Explore Singkawang yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (23/1/2026, sebagai upaya mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Kota Singkawang kepada masyarakat nasional dan internasional.

“Melalui event ini terbukti budaya kita berwarna-warni dan sangat indah,” kata Nasaruddin mengutip AntaraNews, Jumat (123/1/2026).

Menag Nasaruddin mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk terus membangkitkan harmoni tanpa batas di tengah keberagaman, sehingga tidak tercipta jarak antarkelompok dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa budaya Indonesia sangat beragam dan memiliki keindahan yang dapat menjadi perekat persatuan bangsa.

Menurut Menag, Kota Singkawang dapat menjadi contoh daerah yang berhasil menjaga toleransi dan keberagaman, dengan masyarakat yang hidup berdampingan secara harmonis meskipun berasal dari latar belakang suku dan agama yang berbeda.

Sementara Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan promosi budaya yang ditampilkan merupakan representasi dari kehidupan masyarakat Singkawang yang menjunjung tinggi nilai toleransi.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Kota Singkawang menampilkan batik Tidayu yang merupakan akronim dari Tionghoa, Dayak, dan Melayu, sebagai simbol keberagaman dan persatuan masyarakat Singkawang.

“Batik Tidayu kami tampilkan untuk memperlihatkan kepada para pengunjung tentang keberagaman budaya di Singkawang,” ujar Tjhai Chui Mie.

Ia menjelaskan slogan toleransi yang melekat pada Kota Singkawang tidak hanya disampaikan melalui narasi, tetapi dibuktikan lewat berbagai kegiatan, agenda budaya, serta karya masyarakat seperti busana dan batik Tidayu.

Baca Juga :   BALAI DALKARHUT-JICA Perkuat Strategi Pencegahan Karhutla

Kegiatan Discover Timeless Harmony Explore Singkawang merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Singkawang dan manajemen Hotel Borobudur Jakarta, dengan tujuan menjadi pintu gerbang promosi potensi budaya, kuliner, dan pariwisata Singkawang.

Dengan reputasi Hotel Borobudur Jakarta yang dikenal secara internasional, Tjhai Chui Mie berharap promosi tersebut dapat memperluas pengenalan Singkawang ke tingkat global dan mendorong minat wisatawan untuk berkunjung.

Ia juga menyebut Singkawang sebagai miniatur Indonesia karena dihuni berbagai suku yang hidup rukun dan saling menghormati, sehingga menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya dan toleransi.

Selain itu, ia menambahkan tahun ini menjadi momentum yang unik karena perayaan Imlek berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Dalam menyambut dua perayaan tersebut, panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang bersama panitia Ramadhan Fair akan berkolaborasi menggelar berbagai kegiatan.

“Kami sudah menghias kota dengan nuansa Imlek dan Idulfitri. Pada bulan Ramadan juga akan disiapkan pasar juadah serta pentas seni budaya yang menampilkan 17 paguyuban di Singkawang,” kata Tjhai Chui Mie. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:55

KARHUTLA KALTENG: Sumber Api Satu Korporasi Diselidiki

Rabu, 9 September 2026 - 22:47

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 14:51

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 14:44

RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus

Rabu, 9 September 2026 - 00:24

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca