MASIH LEVEL 3, Banjarmasin Hanya Telusuri pasien Covid-19 dari Puskesmas

- Penulis

Rabu, 11 Mei 2022 - 00:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Berbeda dengan tahun sebelumnya, arus balik mudik lebaran 1443 H tampaknya tidak membuat kekhawatiran Pemerintah Kota (Pemko) terhadap penularan Covid-19.

Jika pada lebaran tahun lalu jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) gencar melakukan tracking terhadap warga yang masuk ke Banjarmasin, namun untuk lebaran kali ini hal tersebut tidak begitu digencarkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengatakan, hal tersebut dikarenakan pada lebaran tahun ini memang tidak ada kebijakan pengetatan aktivitas warga.

“Tidak ada pengetatan. Kita hanya menelusur pasien yang terdeteksi Covid-19 dari Puskesmas,” ucapnya saat ditemui awak media di sela acara FGD Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di salah satu hotel, Selasa (10/5/2022).

Ia menyebut, tracking tetap akan dilakukan melalui Tenaga Kesehatan (Nakes) di puskesmas. Terutama di daerah-daerah yang ada ditemukan kasus Covid-19

“Trend kasusnya memang sudah jauh menurun. Kita lihat data terakhir ada 9 kasus dan semuanya Isoman,” jelasnya.

Selain karena memang tidak ada pengetatan, menurut Ramadhan, capaian vaksinasi Covid-19 di Bumi Kayuh Baimbai ini diklaim sudah mencapai 92,65 persen.

Meskipun diakuinya, bahwa capaian vaksinasi lansia dan anak masih di bawah target 70 persen.

Baca Juga :

TETAP RENDAH, Kalsel Sumbang 5 dari Sebaran 837 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia

Hal ini juga lanjutnya yang membuat Kota Banjarmasin kembali berada dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

“Kendalanya vaksinasi lansia dan anak target dibawah 70 persen. Tapi sebenarnya data riil kita sudah 78 persen dan sudah kita sampaikan dalam rapat Forkopimda. Itu menjadi tantangannya,” ungkapnya.

Hal tersebut memhuat Anggota Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Hidayatullah Muttaqien angkat suara.

Ia menilai, pemerintah harus memiliki alat kebijakan untuk melakukan monitoring dan pengawasan, serta kontrol jika terjadi peningkatan kembali kasus Covid-19 pasca lebaran.

Baca Juga :   STRATEGI Peningkatan Kualitas Pelayanan Pelanggan PAM Bandarmasih

Karena jika melihat pengalaman tahun lalu, ledakan Covid19 justru terjadi sebulan setelah lebaran.

Namun perbedaanya hari ini dengan tahun lalu adalah vaksinasi. Dimana pada 8 Mei tahun lalu capaian vaksinasi lengkap dua dosis baru 2,43 persen dari jumlah penduduk. Sementara pada 8 Mei 2022 vaksinasi lengkap sudah 56,82 persen.

“Artinya penduduk saat ini lebih terproteksi dengan kekebalan buatan tersebut dibanding tahun lalu, tetapi itu tidak menjamin bebas dari penyebaran kembali Covid19,” jelasnya.

Ia menekankan, khusus di Banjarmasin sebagai wilayah yang paling besar dan padat penduduknya, serta paling besar perekonomiannya maka paling besar risikonya dibanding daerah Kalsel lainnya jika terjadi penyebaran kembali Covid19 pasca lebaran.

“Karena itu monitoring dan pengawasan jangan menurun,” tegasnya.

Ia menambahkan, permasalahan lainnya yang penting bagi Banjarmasin adalah masih terbatasnya capaian vaksinasi lansia di Banjarmasin.

Di mana tercatat per 8 Mei 2022, vaksinasi lengkap dua dosis untuk lansia di Banjarmasin baru 33,97 persen dari jumlah penduduk atau 45 persen dari target.

Dibandingkan daerah lainnya di Kalsel, capaian vaksinasi lansia Banjarmasin adalah yang paling tertinggal.

“Meningkatkan vaksinasi lansia secara riil adalah penting untuk memberikan perlindungan bagi kelompok yang paling berisiko ini jika terjadi kenaikan penularan covid19,” tuntasnya.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 25 Tahun 2022, Kota Banjarmasin kembali berada dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Banjarmasin kembali menjadi satu-satunya daerah di Kalimantan Selatan yang berada di status PPKM level 3. Terhitung sejak tanggal 10 s/d 23 Mei 2022 mendatang.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura
KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak
ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional
PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan
PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 15:12

PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Sabtu, 11 April 2026 - 23:12

BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura

Sabtu, 11 April 2026 - 19:15

KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak

Sabtu, 11 April 2026 - 19:03

ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi

Sabtu, 11 April 2026 - 00:44

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca