Manusia Gerobak Bertambah di Banjarmasin

Manusia Gerobak Bertambah di Banjarmasin

Suarindonesia – Memasuki malam ke-21 Ramadhan yang merupakan minggu ketiga bulan Ramadhan 1440 H, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin sudah berhasil menertibkan 23 manusia gerobak di berbagai ruas jalan di Kota Banjarmasin yang didominasi di kawasan Kayutangi Banjarmasin Utara.

Bahkan Kasatpol PP Kota Banjarmasin, Drs H Hermansyah mengakui bahwa pihak Pol PP sudah tiga kali melakukan giat penertiban manusia gerobak di seluruh Kota Banjarmasin dalam waktu yang berbeda beda.

“Kita lupa persisnya tanggal berapa, yang pasti saat pertama giat kita membawa 10 manusia gerobak yang terjaring. Kemudian yang kedua ada 8 manusia gerobak dan giat yang ketiga ada 5 orang beserta gerobaknya dibawa ke kantor,” ucapnya kepada wartawan, di Balaikota, Banjarmasin, (27/5).

Ia membeberkan saat dilakukan penertiban kemudian para manusia gerobak yang terjaring dilakukan pendataan dan berdasar hasil pendataan sejumlah orang yang terjaring berasal dari alamat yang sama yaitu Gang Ar Ridha Alalak Selatan Banjarmasin Utara.

“Sebagian besar mereka berasal dari Gang Ar Ridha, atau gang para pengepul sampah di kawasan Banjarmasin Utara. Dan gerobak yang mereka pakai pun merupakan gerobak yang sama saat mereka bekerja sebagai pengepul sampah,” beber Hermansyah.

Menurut Hermansyah, sulit untuk membuat jera para manusia gerobak sebab wewenang Satpol PP terhadap manusia gerobak hanya menertibkan tanpa memberi sanksi, “oleh karena itu manusia gerobak setelah ditertibkan mereka akan kembali lagi menjamur di jalanan,” ujar Hermansyah.

Ia mengaku akan terus melakukan pengawasan terhadap manusia gerobak terlebih kepada pihak yang membandel dan terus mengulangi hingga menjelang hari raya Idul Fitri mendatang, jika ditemukan maka akan terus ditertibkan meskipun berulangkali demikian.

Ditanya apakah pihak yang ditertibkan akan ditahan gerobaknya, Hermansyah menjawab Satpol PP tidak mempunyai hak terhadap penyitaan gerobak. Hal itu pula diakuinya sebagai penyebab mudahnya manusia gerobak selalu mengulangi aksinya.

“Kami tidak ada hak menyita gerobak, makanya manusia gerobak ini setelah ditertibkan mereka kembali lagi, seperti tidak ada jeranya, dan kami juga tak berwenang untuk memberi sanksi kepada mereka,” pungkasnya.(SU)

 540 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: