MANTAN KADES Talusi Tertunduk Lesu Dituntut Setahun Sembilan Bulan Penjara

- Penulis

Senin, 30 Oktober 2023 - 16:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Talusi Kecamatan Pamukan Selatan Kabupaten  Kotabaru, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arditya Bima Yogha dari Kejaksaaan Negeri Kotabaru selama setahun dan sembilan bulan penjara.. (SuarIndonesia/HD)

Kepala Desa Talusi Kecamatan Pamukan Selatan Kabupaten  Kotabaru, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arditya Bima Yogha dari Kejaksaaan Negeri Kotabaru selama setahun dan sembilan bulan penjara.. (SuarIndonesia/HD)

SuarIndonesia – Terdakwa Arbani mantan Kepala Desa Talusi Kecamatan Pamukan Selatan Kabupaten  Kotabaru, tertunduk lesu dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arditya Bima Yogha dari Kejaksaaan Negeri Kotabaru selama setahun dan sembilan bulan penjara.

Terdakwa yang didakwa melakukan korupsi anggaran pendapat dan belanja desa dengan modus mem mack up dana untuk pembangunan jalan desa.

Tuntutan tersebut disampaikan JPU pada sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin, dihadapan majelis hakim yang dipimpin hakim Suwandi, Senin (30/10/2023).

Selain pidana penjara terdakwa juga dibebani pidana denda sebesar Rp50 juta subsidair selama tiga bulan kurungan, selain itu terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 124 juta lebih, bila tidak dapat membayar maka kurungannya bertambah selama setahun.

JPU berkeyakinan kalau terdakwa bersalah melanggar pasal 3 Jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sepertoi padfa dakwaan subsidairnya.

Baca Juga :   SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Terdakwa pada tahun anggaran 2020 membangun jalan desa dengan menggunakan dana APBDes tahun 2020, yang dilakukan di RT 4 sampai RT 6 di desa tersebut.

Ternyata dalam pelaksanaannya terdakwa melakukan mark up dalam hal pembelian bahan bangunan seperti seemen, pasir dan sebagainya sehingga berdasarkan perhitungan terdapat unsur kerugian negara sebesar R-124 juta lebih

Atas tuntutan tersebut majelis hakim, memberikan kesempatan kepada terdakwa maupun penasihat hukumnya dari Posbakum PN Banjarmasin, untuk menyampaikan nota pembelaan di sidang mendatang. (HD)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMBANGGAKAN Sari Patin Kayu Tangi Juara Terbaik 1 Patuh Pajak Selama 4 Tahun Berturut-turut
KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus
AHLI ULM Beberkan Dampak Teknis Pemadaman Listrik Kalselteng di  PTUN Banjarmasin
LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob
KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T
TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara
MENGHARGAI Nilai-nilai Luhur Budaya, Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari di Kalsel
UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21

KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus

Kamis, 5 November 2026 - 21:46

SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi

Kamis, 5 November 2026 - 21:33

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 November 2026 - 20:20

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 19:35

TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 5 November 2026 - 15:52

UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng

Berita Terbaru

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Suhermanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus penyadapan Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (5/11/2026) malam. (CNN Indonesia TV)

Headline

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:33