MANTAN Dirut PT ADCL Balangan Dituntut 9 Tahun Penjara dan Tambahan Bayar UP 11,6 Miliar

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 18:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Persidangan kasus dugaan korupsi rugikan Rp. 18,6 miliar di Perseroda Balangan, akhirnya terdakwa M. Reza, mantan   Dirut PT. Asabaru Daya Cipta Lestari (ADCL),  dituntut 9 tahun penjara.

Ini, saat sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin, Kamis, (11/9/2025).

Sidang diketuai Majelis Hakim, Cahyono Reza SH,MH. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dihadiri Tim Kejari Balangan, Helmi Afif Bayu SH.

Selain itu, Terdakwa M.Reza yang didampingi penasihat hukumnya, Ernawati SH,MH dan rekan ini, juga dikenakan denda sebesar Rp 500 juta atau bila tidak dibayar akan diganti penjara selama 6 bulan penjara.

Dan juga terdakwa M. Reza dihukum tambahan agar membayar UP (Uang Pengganti) sebesar Rp 11,6 miliar atau setelah perkara berkekuatan hukum tetap paling lama 1 bulan tidak juga mampu membayarnya akan diganti atau menjalani hukuman selama 4 tahun dan 6 bulan penjara.

Adapun dalam pertimbangan hukumnya JPU , berpendapat bahwa terdakwa dianggap telah terbukti bersalah telah menggunakan dana tidak sesuai aturan sebesar Rp  18,6 miliar dari jumlah dana hibah sebesar Rp  20 miliar dari Pemkab Balangan.

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Adapun perbuatan terdakwa sebagaimana telah diatur dan diancam pidana sesuai dakwaan Primair yaitu Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Setelah mendengarkan tuntutan, terdakwa M. Reza melalui penasehat hukumnya Ernawati SH,MH dan Arbain SH akan mengajukan pledoi atau nota pembelaan.

Majelis Hakim menunda persidangan dan dilanjutkan kembali pekan depan dengan agenda pembacaan nota pembelaan. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger
TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor
MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race
KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi
TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:48

KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49

TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:56

DIATUR Tarif Pemeriksaan Kesehatan Haji

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:21

DOKUMEN TANAH RSUD H. Boejasin Disita Penyidik, Pemkab Tala Didesak Segera Bersikap

Berita Terbaru

Kalsel

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Okt 2026 - 13:17

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca