Main Buaya-buayaan di Sungai, Seorang ABG Akhirnya Tewas

- Penulis

Minggu, 12 Mei 2019 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Dwi Riyanto, si ABG (Anak Baru Gede)  berumur 13 tahun, ditemukan tak bernyawa di tempat pakiran kelotok (perahu kecil bermesin)  di Jalan Barito Hilir tepatnya di Sungai Barito Banjarmasin Barat, Minggu (12/5), sekitar pukul 15.20 WITA.

Korban diketahui warga Jalan Pelabuhan Trisakti RT 35 Banjarmasin Barat, ditemukan temannya dan warga dalam kondisi mukut berbusa.

Mengetahui korban dalam keadaan mengapung ini, langsung diangkat kepermukaan oleh warga dan membawanya ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Soeharsono (TPT).

Akan tetapi, korban sudah dinyatakan meninggal dunia dalam perjalan ke RS,. Sejumlah anggota dari Satuan Polisi Perairan Polresta Banjarmasin, langsung melakukan visum dan melakukan Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Dari keterangan Rahmad yaitu teman korban dan bertenagga tertangga, kalau korban masih duduk di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pada waktu kejadian bersama teman lainya sejumlah  tujuh orang, sedang bermain di sungai termasuk korban, dengan berpura-pura satu orang jadi buaya.

Daalam permainan di sungai, teman yang jadi buaya  harus mengejar teman lainnya, untuk dijadikan buaya.

Baca Juga :   MASUK GERBONG ROTASI Empat Kajari di Wilayah Kalsel

Korban diduga baru saja bisa berenang, ikut dalam permainan tersebut, dan saat itu korban hendak bersembunyi di dalam sebuah kelotok.

Tiba-tiba ketika korban berusaha naik ke permukaan dengan maksud naiki kelotok, terjatuh lagi ke sungai.

Namun tak diketahi sebabnya, dan temannya yang melihat langsung menolong sembari berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

, saat diangkat korban mengeluarkan buih dan membawanya ke RS TPT Banjarmasin.

PJS Kasat Polair Polresta Banjarmasin, AKP Reza Ma’aruf SH SIk melalui Kasi Gakum, Ipda Selamet, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tenggelam ini, dan anggota masih memintai keterangan para saksi. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18