‘MAHASISWA BICARA’ Pentingnya Literasi DigiTal Digelar FISIP ULM

Bagikan :
‘MAHASISWA BICARA’ Pentingnya Literasi DigiTal Digelar FISIP ULM

SuarIndonesia — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar diskusi santai bertajuk ‘Mahasiswa Bicara’ di gedung baru Fisip ULM, Rabu (19/1/2022).

Mengusung tema ‘Pentingnya Literasi Digital bagi Masyarakat’, diskusi ini menghadirkan tiga pembicara dari kalangan Mahasiswa, yakni Achmad Naufal, Angelina Jackuline Walukow, dan Asri Alkirani.

Dipandu Dr Fahrianoor, SIP, M.Si selaku moderator, ketiga pembicara membawakan materi dengan metode sharing atau berbagi cerita tentang pengalaman mereka terhadap tema yang diangkat.

Baca Juga :

DITETAPKAN Satu Penyandang Gelar Doktoral Lulusan ULM

Dalam pemaparannya, pembicara pertama Achmad Naufal menarasikan manfaat teknologi yang ia rasakan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi yang positif, akan sangat membantu dalam proses belajar.

“Generasi saya sangat merasakan perubahan teknologi. Misalnya dulu susah mengakses internet, sekarang Alhamdulillah sudah mudah,” ucapnya.

Naufal mencontohkan saat dirinya masih duduk di bangku SMA, ia lupa mencatat rumus matematika yang diberikan guru, alhasil, Naufal mencari rumus tersebut di internet.

“Dan ternyata, saya menemukan rumus yang lebih sederhana di internet,” kata Naufal.

 

'MAHASISWA BICARA' Pentingnya Literasi DigiTal Digelar FISIP ULM (2)

 

Pembicara kedua, Angelina Jackuline Walukow memaparkan tentang bagaimana judul-judul clickbait pada sebuah tulisan bisa merangsang dan meningkatkan pembaca atau viewers.

“Judul yang terkesan bombastis dalam rangka menarik pembaca, bisa berdampak positif maupun negatif. Pembaca pun bisa tidak percaya jika ada gap atau perbedaan yang terlalu jauh, antara judul dan isi tulisan atau artikel,” tandasnya.

Sementara, Asri Alkirani sebagai pembicara berikutnya menekankan pada pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Menurutnya, seseorang yang terlalu ekspresif di media sosial justru akan menimbulkan efek samping negatif, meski tujuannya mencari simpati.

Baca Juga :

DITANGGAPI Positif Dewan Kalsel Rencana PTM Diberlakukan ULM

“Sisi negatifnya bisa menimbulkan Kecemasan, cyber crime, bahkan perundungan. Jadi, hendaknya seseorang bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial,” kata Asri.

Dr Fahrianoor, SIP, M.Si, dosen ilmu Komunikasi FISIP ULM mengapresiasi adanya kegiatan positif yang digagas oleh mahasiswa tersebut. Menurutnya, momentum ini sangat di tengah gersangnya tradisi ilmiah berdiskusi.

“Ini adalah forumnya mahasiswa. Dosen hanya memfasilitasi. Semoga kegelisahan-kegelisahan mahasiswa ini bisa mewakili yang lain. Karena budaya diskusi harus ada di antara mahasiswa,” ujarnya. (SU)

 401 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.