DITETAPKAN Satu Penyandang Gelar Doktoral Lulusan ULM

- Penulis

Selasa, 28 Desember 2021 - 20:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Direktur Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Drs. H. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D, yang menyempatkan toga lulus disertasi terhadap Miftahul Chair.

Ia mengaku bersyukur karena penyandang gelar doktoran lulusan ULM semakin bertambah.

“Kami ucapkan selamat, apalagi ini lulus Comlaude, maka saya harapkan hasil penelitian ini dapat diimplementasikan ditingkat praktik di perkotaan dalam menangani pemukiman kumuh.

Tadi dari jalannya ujian ada beberapa masukan dan bisa diperbaiki bahan yang ada setelah tiga bulan.

Jika tidak ada maka akan dilakukan ujian ulang. Tapi saya yakin karena Miftachul ini Lulusan cumload. saya kira satu minggu perbaikan disertasi nya akan dilakukan, ” tandas.

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyatakan kelulusan pendidikan doktoral terhadap Miftahul Chair setelah diuji dan disidang secara terbuka, di Aula lantai II Gedung Pascasarjana ULM, Selasa (28/12/2021).

Chair dinyatakan lulus dengan kategori pujian (Cumlaude) dengan Indeks Prestasi Komuliatif (IPK) 3,96.

Pada ujian dan sidang tersebut Miftahul Chair membeberkan desitrasi dengan topik model pengelolaan permukiman kumuh menggunakan sistem informasi geografis (SIG).

Seketika dinyatakan lulus dalam sidang terbuka program doktoral, Miftachul Chair, langsung dapat ucapan selamat dari keluarga dan rekan kerjanya di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemprov Kalsel, tidak terkecuali dari kepala dinas, Nafarin.

“Saya juga ucapkan terimakasih kepada Ketua Komisi Pembimbing, Fadly H. Yusran, dan Komisi Pembimbing, Husaini, Anggota Komisi Pembimbing, Nasruddin. Serta penguji, Gt M Hatta, Mijani, Roselina, dan juga penguji tamu, wakil Walikota banjarmasin, Ir Arifin Noor, ” urainya.

Baca Juga :   PEMBUNUHAN dI Kelayan B, Tersangka Hapis Peragakan Adegan

Diakui Miftachul Chair, dia mengangkat Desain Kebijakan Pengelolaan Permukiman Kumuh di Kota Banjarmasin, karena melihat kondisi permukiman kumuh yang harus ditangani.

“Setiap Kota di Indonesia menghadapi permasalahan yang hampir sama yaitu masalah permukiman kumuh.

Permukiman kumuh ialah permukiman yang tidak layak huni karena ketidak-teraturan bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat.

Salah satu faktor terbentuknya permukiman kumuh ialah urbanisasi yang berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk miskin di perkotaan,

Tingginya penduduk yang tinggal di kawasan perkotaan menyebabkan meluasnya wilayah terbangun perkotaan (built up areas).

Di samping itu pesatnya perkembangan fisik perkotaan di kawasan sub-urban atau pinggiran kota juga berdampak pada terciptanya kantong-kantong kumuh di kawasan perkotaan,” urainya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca