LOTTE MART Banjarmasin jadi Sasaran Satgas Pangan Polda Kalsel

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia– Selain pasar-pasar tradisional, pusat perbelanjaan Lotte Mart Banjarmasin, jadi sasaran Satgas Pangan Polda Kalsel.

Semua pengecekan serta pemantauan rutin terkait harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting), Minggu (22/2/2026).

Kegiatan dipimpin langsung AKP Krismandra N.W, didampingi Iptu Andreas Oktanda, SH, MM, serta sejumlah personel lainnya.

Pemantauan bertujuan untuk memastikan harga jual di tingkat konsumen tidak melampaui ketentuan pemerintah serta mengantisipasi potensi kelangkaan stok yang dapat meresahkan masyarakat.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah catatan terkait harga dan pasokan komoditas.

Untuk beras premium, harga tercatat sebesar Rp 15.400 per kilogram, yang masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Namun, stok beras premium terpantau sedikit berkurang akibat adanya keterlambatan pengiriman dari supplier.

Sementara itu, cabai keriting dijual dengan harga Rp 72.900 per kilogram, berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP), meskipun stoknya masih tergolong aman.

Komoditas telur ayam ras dibanderol Rp 29.800 per kilogram (sesuai HET) dengan stok aman, sedangkan daging ayam ras justru berada di bawah HAP, yakni Rp 38.000 per kilogram dan stoknya pun aman.

Untuk bawang merah, harga tercatat Rp 71.900 per kilogram (di atas HAP), namun stok masih aman. Bawang putih dijual Rp 39.000 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok aman.

Baca Juga :   ANGGOTA DPR RI asal Kalsel, Bambang Heri Purnama Imbau Warga Selektif Pilih Travel Umrah

Sementara itu, daging sapi dipatok Rp 130.000 per kilogram (sesuai HAP), namun pihak Lotte Mart mengonfirmasi tidak lagi menjual daging sapi beku.

Adapun gula pasir dijual seharga Rp17.500 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok yang aman.

AKP Krismandra menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan setiap harinya untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, terutama saat momen Ramadan  yang berpotensi memicu lonjakan permintaan.

“Kami mengimbau kepada para pelaku usaha untuk tidak menimbun barang dan mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan dapat berbelanja secara bijak dan tidak panik,” ujarnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:39

PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:37

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:40

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13

POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28