SuarIndonesia — PSIS Semarang akan menutup musim BRI Liga 1 2024/2025 dengan menjamu Barito Putera pada pekan ke-34. Duel ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri, Sabtu (24/5/2025) pukul 16.00 WIB, dan bisa disaksikan secara live streaming di Vidio.
Mahesa Jenar datang ke pertandingan ini dengan kondisi yang jauh dari ideal. Lima kekalahan beruntun menandai akhir musim yang kelam bagi PSIS, di mana mereka kebobolan hingga 19 gol dalam periode tersebut. Harapan untuk bertahan di kasta tertinggi pun telah sirna.
Sementara itu, Barito Putera juga belum menemukan kemenangan dalam lima laga terakhir. Meski begitu, performa tim besutan Victor Tinoco ini sedikit lebih baik dengan mencatat dua hasil imbang dan tiga kekalahan. Laskar Antasari masih menyimpan secercah asa untuk selamat dari degradasi.
Pertemuan ini menjadi laga dengan motivasi yang kontras. PSIS yang sudah pasti terdegradasi ingin menutup musim dengan kepala tegak di hadapan pendukungnya sendiri. Sebaliknya, Barito Putera bertarung demi nasib, berharap hasil positif dan keberuntungan menyelamatkan mereka dari zona merah .
Dilansir dari Bola.Net, Gali Freitas diragukan tampil karena cedera. Faktor ini bisa membuat opsi di lini depan PSIS Semarang sangat minim. Apalagi, kondisi Septian David Maulana dalam beberapa laga terakhir dilaporkan tidak 100 persen bugar. Situasi PSIS cukup berat.
Barito Putera kembali bisa memainkan tim terbaiknya. Novan Sasongko bisa dimainkan lagi. Begitu juga dengan Levy Mandinda yang sebelumnya absen karena akumulasi kartu. Kehadiran Mandinda diprediksi akan memainkan peran sangat sentral bagi Laskar Antasari.
Pelatih Barito Putera Vitor Tinoco dan pemain Nor Halid ungkapkan kesiapan mereka melawan PSIS Semarang, di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (23/5/2025).
Tekad ditunjukkan Barito Putera jelang laga hidup-mati kontra PSIS Semarang pada pekan terakhir Liga 1 2024/2025.
“Laga terakhir ini sangat penting. Kami punya waktu cukup untuk latihan, dan besok kami fight untuk 3 poin melawan PSIS,” ujarnya saat konferensi pers, Jumat (23/5/2025).
Dia menyoroti kualitas wasit asing yang memimpin laga sebelumnya, dan berharap hal serupa bisa terjadi di pertanding besok Sabtu (24/5/2025).
“Menurut saya, kemarin performa wasit cukup bagus dan adil. Semoga besok juga begitu, karena ini pertandingan penting,” tambahnya.
Mengenai PSIS yang sudah dipastikan degradasi, Vitor justru mewanti-wanti agar para pemainnya tidak lengah.
“Kami sudah kasih tahu pemain bahwa PSIS tetap tim agresif meski sudah degradasi. Kami siap antisipasi semua kemungkinan,” tegasnya.
Kipper Nor Halid menyatakan tekadnya untuk menutup musim dengan hasil manis.
“Kami ingin tutup laga terakhir dengan kemenangan. Semoga bisa memperbaiki peringkat kami. Besok kami harus lebih fokus,” ujarnya.
Barito Putera saat ini berada di peringkat ke-17 dengan koleksi 31 poin, sama seperti PSS Sleman yang berada satu tingkat di atasnya. Namun, Barito kalah dalam selisih gol (-16), dibanding PSS (-10). Sementara posisi aman di peringkat ke-15 ditempati Semen Padang dengan 33 poin.
Secara matematis, kans bertahan di Liga 1 masih terbuka. Syaratnya, Barito wajib menang atas PSIS dan berharap PSS serta Semen Padang kalah di laga terakhir mereka.
Jika hanya satu dari dua tim itu yang kalah, maka Barito harus menang dengan selisih gol besar. Skenario idealnya Barito menang, Semen Padang dan PSS terpeleset. Misi sulit, tapi bukan tidak mungkin.
Kini, semua harapan digantungkan di Jatidiri. Satu laga, satu nyawa. Tiga poin atau turun kasta.
Prediksi Skor: Barito Putera 1-0 PSIS Semarang. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















