Suarindonesia – Upaya melakukan penyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Sultan Surainsyah kini sudah tak ada masalah. Pasalnya, pemilik bangunan dengan pendekatan yang dilakukan jajaran Pemko dan difasilitasi akhirnya, untuk penjualan rangka rumah akhirnya terjual dengan harga tinggi.
Karena itulah sebelum batas akhir akhirnya warga masing-masing langsung membongkarnya sendiri. Bahkan mereka juga mengaku bersyukur dengan terjualnya harga tinggi dan rata-rata di atas Rp20 juta dari semula yang menawar ada yang Rp7 juta hingga Rp11 juta.
Begitu juga pengumunan lelang rumah sakit kini sudah tayang di website Pemko Banjarmasin yang terbuka untuk umum karena memang lelang itu diperuntukan bagi para kontraktor yang berminat membangun Rumah Sakit milik Pemko Banjarmasin, kata Walikota H Ibnu Sina kepada awak media, di Banjarmasin, belum lama ini.
Wawali H Hermansyah saat dikonfirmasi {{KP}} juga mengaku lega karena pelaksanaan kelang rumah sakit mulai berjalan sesuai rencana yang diproyeksikan dan diharapkan pembangunan paska pembongkaran sendiri juga membuat politisi PDIP ini mengaku sangat lega dan diharapkan penyelesaikan pembangunan tak berkatung-katung.
“Kita ingin penyelesaikan pembangunan tepat pada waktunya dan bisa mewujudkan Rumah Sakit sesuai harapan warga masyarakat Banjarmasin khususnya,’’ ungkap pilitisi PDIP Kalsel ini.
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Ir HM Arifin mengaku bahwa meskipun pembebasan masih molor tetapi, Pemerintah Kota Banjarmasin segera melalukan lelang proyek ketiga RS Sultan Suriansyah yang sudah dipersiapkan oleh Dinas PURP Kota Banjarmasin dan kini mulai tayang di wibesite Pemko Banjarmasin.
“Proyek senilai Rp78 miliar ini ditarget rampung sebelum puncak hari jadi ke-493 Kota Banjarmasin pada 24 September 2019,’’ ucap mantan Kadis PU Tanjung ini optimis.
“Jadwal pelaksanaan lelang ini sesuai jadwal lelang yang direncanakan dan diharapkan akhir Maret bisa ada mulai proses dan diharapkan lancar yang akhirnya lelangnya langsung berhasil nanti sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Arifin Noor.
Tentang pagu, ujar Arifin, anggaran proyek fisik gedung ketiga ini senilai Rp78 miliar. Konstruksi gedung sebanyak lima lantai untuk ruang rawat inap. “Kita berharap selesai atau rampung proyek fisik RA Sultan Suriansyah ini sebelum hari jadi kota Banjarmasin, sebagai kado hari jadi kota mendatang,” ucapnya.
Sedangkan pengerjaan gedung pertama dan gedung kedua dikerjakan dengan tiga tahap yang berlangsung sejak tahun 2015 sampai akhir tahun 2018. Anggaran tahap I sejumlah Rp34 miliar, tahap II Rp32 miliar dan tahap III Rp29 miliar. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















