Kronologi Pembakar Bendera Mirip HTI versi GP Ansor Jabar

- Penulis

Selasa, 23 Oktober 2018 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Barat membeberkan peristiwa pembakaran bendera mirip Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)saat pelaksanaan Hari Santri Nasional (HSN) oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat, Minggu (21/10/2018). Aksi sejumlah anggota Banser membakar bendera mirip itu kemudian viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 02.05 menit yang tersebar di laman Youtube, pembakaran dilakukan oleh belasan anggota Banser seraya menyanyikan mars Nhahdatul Ulama (NU).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas telah mengonfirmasi peristiwa itu. Ia pun membenarkan ihwal peristiwa tersebut terjadi di Garut.

Seperti dilansir dalam CNNIndonesia.com, Sekretaris Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Barat, Johan Jouhar Anwari menceritakan awal mula peristiwa tersebut berdasarkan informasi yang diperolehnya setelah berkomunikasi dengan pengurus Ansor Garut dan pengurus Ansor Jawa Barat lainnya, Senin (22/10) malam.

Kata Johan, pembakaran itu tidak mungkin terjadi bila tidak ada sebabnya. Johan mengatakan pembakaran itu dipicu oleh ulah seseorang yang membawa bendera HTI. Kata dia, tidak mungkin anggota Banser membakar bendera kalimat tauhid.

“Ansor itu NU, Banser itu NU, lahir di NU tidak mungkin membakar kalimat tauhid,” katanya.

Ia mengatakan bahwa awalnya, sebelum perayaan HSN ke-3 digelar, seluruh santri dari seluruh Ormas yang ada di wilayah Kecamatan Limbangan, Garut meneken tanda tangan perjanjian untuk melaksanakan perayaan HSN damai.

Mereka sepakat agar jangan mengibarkan bendera selain Merah Putih. Kemudian seluruh Ormas meneken perjanjian itu.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Kemudian pas hari-H perayaan HSN di lapangan Kecamatan Limbangan awalnya berjalan lancar. Di lokasi, anggota Banser sedang apel pelaksanaan HSN.

“Tiba-tiba ada seorang membawa ransel dan mengeluarkan bendera HTI sambil berkoar-koar khilafah. Wajar bila kemudian anggota Banser emosi, karena sudah ada kesepakatan sebelumnya,” kata Johan.

Sejumlah anggota Banser lalu membakar bendera HTI itu. “Itu yang memicu pembakaran,” katanya.

Peserta HSN asal Cibatu itu kemudian diamankan oleh pihak yang berwajib untuk menjaga kelancaran acara.

“Orang itu tidak dipukuli, tidak diapa-apakan, langsung diamankan,” katanya.

Tapi, kemudian massa Banser membakar bendera itu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Kata Johan, setelah kejadian tersebut tiga orang anggota Banser ditangkap polisi dan telah dimintai keterangan oleh polisi.

“Kami memberikan pendampingan kepada tiga orang itu, yang mendampingi dari LBH Ansor,” kata Johan.

Ketiga orang tersebut, kata Johan juga telah membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di kantor polisi.

“Yang menangani Mabse Polri, tapi di-BAP di Garut,” pungkasnya. (BY/CNNIndonesia)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA
BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi
KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri
KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR
KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI
KEBUT REGULASI Perlindungan Pekerja Tekan Lonjakan PHK, dI Kalsel Menembus Angka 3.444 Kasus
LEMBAGA INTERNASIONAL “UCSZOO” Apresiasi Polda Kalsel Jaga Trenggiling dari Kepunahan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:16

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:56

TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40

BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:32

KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59

DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13

DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:44

KEBAKARAN di Jalan Belitung Darat, Penghuni Rumah Berlarian Selamatkan Diri

Berita Terbaru


Personel Lanud Sjamsudin Noor menurunkan dry ice yang dibawa Pesawat TNI AU. (Foto: HO-Antara)

Kalsel

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 00:16

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Maria C Galuh)

Bisnis

HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:09

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Prisca Triferna)

Hukum

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca