KORUPSI Eks Direktur BPR Batola, Mengharuskan Sekda dan Mantan Bupati Hadir

- Penulis

Senin, 1 April 2024 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Korupsi Eks Direktur BPR Batola, mengharuskan Sekda dan mantan Bupati hadir di  perkara yang menjerat mantan Direktur Bank Perkreditan Rayat (BPR) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Rahmadi.

Sidang di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Senin (1/4/2024) hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Batola H Zulkipli Yadi Noor dan mantan Bupati Batola Hj Normiliyani.

Mereka memberi kesaksian. Dimana Hj Normiliyani dalam kesaksiannya sebut BPR Batola berdiri sejak tahun 2016 di Kecamatan Alalak sempat diberikan kucuran dana dari pemerintah kabupaten dan provinsi.

Dikatkaan, penyertaan modal dilakukan secara bertahap, terakhir tahun 2020 dengan total seluruhnya Rp 10 miliar.“BPR Batola belum pernah memberikan deviden atau keuntungan kepada pemerintah daerah sejak berdiri,” ujarnya.

Lainnya, tidak pernah mendapatkan laporan pertanggungjawaban resmi dari BPR Batola, hanya sesekali mendapatkan laporan lisan dari Komisaris Perwakilan Pemkab Batola yang ada di BPR. “Pertanggungjawaban nihil. Seharusnya ada. Tapi kita mau memaksakan seperti apa,” ucapnya.

Permasalahan pada BPR Batola diketahuinya melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dimana mendapatkan laporan bahwa angka NPL (Non Performing Loan) atau kredit bermasalah di BPR Batola sangat tinggi atau jauh di atas angka minimal.

“Awalnya OJK melaporkan ke saya BPR Batola sangat bermasalah, NPL nya sangat tinggi, OJK mau menutup,” lanjut Hj Normiliyani.

Itu tak jauh berbeda dari keterangan Sekda Batola, Zulkipli jika permodalan BPR Batola bersumber dari pemerintah kabupaten dan provinsi sebesar Rp 10 miliar. “Belum ada keuntungan yang dihasilkan.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

BPR berdiri sejak 2016 bergerak di bidang simpan pinjam. Dan belum ada keuntungan yang didapatkan,” ujarnya.

Sisi lain, terdakwa Bahrani tidak membantah seluruh keterangan para saksi alias membenarkannya.

Diketahui, Bahrani jadi terdakwa lantaran menyalahgunakan jabatan dan wewenang saat mejabat Direktur PT BPR Batola dengan meloloskan syarat penyaluran kredit padahal tidak sesuai dengan prosedur.

Dalam dakwaan, Bahrani didakwa primair pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 ayat 2, 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara subsidair dipasang pasal 3 jo pasal 18 ayat 2, 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP

Hasil audit BPKP Kalsel kerugian keuangan negara atas pemberian kredit tahun 2016-2022 sebesar Rp 8.480.000.000. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”
PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR
WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05