KONDISI RENDAH Sungai Martapura, Banjarmasin Aman dari Banjir

- Penulis

Kamis, 10 Maret 2022 - 00:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Beberapa hari belakangan, Banjarmasin tengah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Bahkan Berdasarkan prediksi dari BMKG, tingginya curah hujan tersebut masih akan berlangsung di Banjarmasin hingga April mendatang.

Benar saja. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan sudah mengeluarkan peringatan dini terkait tingginya potensi terjadinya hujan lebat disertai petir/kilat dan angin kencang di beberapa daerah, termasuk Kota Banjarmasin.

Lantas, apakah kondisinya bakal menjadi ancaman terjadinya lagi banjir rob akibat tingginya curah hujan yang tinggi tersebut?

Terkait hal itu, Kepala Bidang Sungai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Hizbul Wathoni mengatakan, bahwa potensi itu tidak akan terjadi.

Bukan tanpa alasan, itu dikarenakan kondisi muka air sungai Martapura yang masih dalam aman, bahkan berada di bawah 2 meter.

“Walau curah hujan bulan ini hingga April cukup tinggi, tapi kondisi muka air sungai masih aman,” ucapnya saat ditemui awak media di Balai Kota, Rabu (9/3/2022) sore.

Meski demikian, ia mengaku khawatir jika kondisi tingginya curah hujan ini terjadi hingga bulan Mei mendatang.

Bukan tanpa alasan, pasalnya pada Mei nanti muka air sungai diprediksi akan mengalami kenaikan hingga 2,5 meter. Sehingga di bulan itu potensi terjadi banjir rob akan tinggi.

“Kita khawatir dampaknya juga akan meluas. Karena berbarengan antara curah hujan tinggi dan pasang air sungai,” ungkapnya.

“Berbeda dengan sekarang, walaupun curah hujan sedang tinggi, Alhamdulillah kondisi sungai sedang rendah. Dan air yang menggenang kawasan cepat turun ke sungai karena kondisinya surut,” tambahnya.

Baca Juga :   TABUR BUNGA di Makam Pahlawan Desa Tabu, Begini Pesan PJ Bupati HSU

Walaupun diakuinya, ada beberapa wilayah yang tergenang cukup lama setelah terjadi hujan. Salah satunya yang paling parah adalah di kawasan Jalan Hasan Basry.

Hal itu diakuinya, akibat fungsi drainase yang belum berfungsi dengan optimal. Ditambah lagi inlet atau bukaan dari jalan ke saluran banyak yang tertutup, pasca pembangunan trotoar.

“Setelah trotoar baru saat pembangunan jembatan Sungai Alalak banyak inlet yang tertutup. Mungkin saat pengecoran tidak memperhatikan bukaan-bukaan itu,” jelasnya.

Alhasil, ada beberapa titik trotoar di kawasan tersebut yang terpaksa dijebol oleh pasukan turbo, saat melakukan pembersihan saluran drainase.

Tujuannya, untuk mempercepat turunnya genangan di permukaan jalan ke saluran, yang kerap kali terjadi ketika hujan dengan curah tinggi melanda.

“Terpaksa kita jebol beberapa titik, karena bukaan di trotoar itu tertutup. Kalau untuk di wilayah dalam kota, genangan relatif cepat surut,” tuntasnya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, Fahrurraji menyebut, curah hujan tinggi bakal terjadi hingga pertengahan bulan depan, sebagaimana prediksi BMKG.

Menurutnya, kondisi ini tidak hanya terjadi di Kota Banjarmasin saja. Namun juga daerah lain di Kalimantan Selatan.

“Makanya, secara umum Kalsel termasuk Kota Banjarmasin masih masuk dalam daftar zona kuning untuk resiko kebencanaan seperti banjir, longsor dan angin puting beliung,” ungkapnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang
140 RIBU BUTIR Benih Kelapa Dalam Disalurkan
WARISAN Purba Lembah Kahung
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD
PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok
TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:52

140 RIBU BUTIR Benih Kelapa Dalam Disalurkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:46

WARISAN Purba Lembah Kahung

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06

BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14

PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:40

TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:32

PELAJAR TEWAS Terjatuh dari Menara Masjid

Berita Terbaru

Headline

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:10

Pertandingan Grip A Piala Dunia 2026, Korea Selatan taklukkan Ceko 2-1, Jumat (12/6) pagi WIB di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Korsel Comeback Dramatis, Sikat Ceko 2-1

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:38

Hari pertama gelaran Piala Dunia 2026 makin terasa lengkap bagi tuan rumah Meksiko karena tim mereka mampu mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di laga pertama. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Internasional

PEMBUKAAN Piala Dunia 2026 Digelar 3 Kali

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:33

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca