SuarIndonesia – Kolaborasi dan Sinergitas Polda Kalsel, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan pihak ketiga untuk upaya memutus mata rantai Covid-19, ditandai pula dengan MoU (Penandatanganan Kesepakatan Bersama), Senin (13/7/2020).
Itu berlangsung di Aula Rupatama Polda Kalsel, turut serta Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan pihak ketiga tersebut PT PAMA Persada Nusantara diwakili BBSO Head PT Pama Persada Sefourdinan Pandiangan S.Psi.

Kegiatan dihadiri Sekda Provinsi Kalsel diwakili Asisten Administrasi Umum, Adi Santoso, Ketua DPRD Kalsel diwakili anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Athailah Hasbi, S.Sos., S.H, Kajati Kalsel diwakili Koordinator Intelijen Andi Fajar, SH, M.H.
Danrem 101/Antasari diwakili Kasrem 101/Antasari, Kolonel Inf Parulian Marpaung, S.Sos., M.M, Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut( P) Sandharianto, Danlanud Syamsudin Noor diwakili Mayor Kes dr. Ika, Kadinkes Kalsel Dr H Muhamad Muslim, M.Kes., Lo BNPB Brigjen TNI (Purn) Syuhyudi.
Direktur RSUD Ulin dr Hj Suciati, M.Kes, PLT Kepala BPBD Kalsel, Roy Rizali Anwar, ST, MT, dan Kepala BBTKLPP Banjarbaru Slamet Mulsiswanto.
Kapolda mengatakan, MoU dengan upaya pelayanan sarana dan prasarana Covid-19 di Kalsel.

“Banyak langkah yang sudah dilakukan dalam menangani penyebaran Covid-19 diantara yaitu dengan melakukan 3T yakni Tracking, Test, kemudian Treatment.
Kami Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dan stakeholder terkait mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh pemerintah,” tegasnya.
Lebih lanjut, perkembangan pengadaan alat sudah mulai dilakukan dibagian kiri dan kanan daerah Kalsel.
Alumni Akpol 1992 ini juga mengimbau kepada Forkopimda Kalsel khususnya para personel Polda Kalsel untuk tetap menggelorakan protokol Kesehatan dan senantiasa mengingatkan serta memberi contoh hidup sehat kepada masyarakat guna memutus mata rantai Covid-19.
Sementara Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengucapkan terimakasih, karena sudah banyak berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 terlebih dilakukannya penandatanganan MoU ini.
Menurutnya, perlu peran serta seluruh stakeholder tidak hanya TNI-Polri dan Pemerintah, namun pengusaha dan tokoh agama, harus saling bersinergi dalam penanganan Covid-19.
Paman Birin sapaan akrab gubernur menyampaikan bahwa ada 3 strategi penegakan penyebaran virus Corona di Kalsel.
Diantaranya menekan angka penularan Covid-19, melaksanakan program-program bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19, serta mendorong dan membangun UMKM Ekonomi Kerakyatan.
“New Normal adalah tatanan kehidupan baru dengan menerapkan protokol Kesehatan tingkat tinggi,” ucap Paman Birin.
Sedangkan Direktur PT.Pama Persada Nusantara diwakili BBSO Head PT Pama Persada Sefourdinan Pandiangan S.Psi. melalui Live Streaming menyampaikan pihaknya membantu penanganan Covid-19 di Kalsel dan melakukan pengecekan kesehatan kepada Karyawan PT PAMA Persada Nusantara.
Pihaknya berinisiatif melakukan kesepakatan bersama dengan pemerintah provinsi dan Kepolisian dengan menyumbangkan 1 set alat PCR otomatis.
Dalam kesempatan ini PT PAMA Persada Nusantara memnyerahkan bantuan alat PCR, alat Ekstraksi, dan Alat Utama Pendukung lainnya. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















