PENANGANAN Karhutla tak Hanya Berfokus Pemadaman

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 23:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara api membakar hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026). (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Foto udara api membakar hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026). (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah (Kalteng) menekankan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak sekadar berfokus pada pemadaman api, akan tetapi juga pencegahan kebakaran.

“Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi juga pada upaya pencegahan maupun pembasahan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” kata Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng Ahmad Toyib di Palangka Raya, Rabu (23/9/2026).

Selain pemadaman dan patroli, langkah pembasahan menjadi bagian penting dalam penanganan kawasan yang berpotensi terbakar kembali. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan potensi munculnya kembali api, terutama pada wilayah dengan karakteristik lahan gambut.

Pemprov setempat terus memperkuat penanganan di lapangan dengan mengoptimalkan personel dan sarana prasarana yang tersedia.

“Pemantauan titik panas dan kondisi wilayah kami lakukan secara berkelanjutan, sehingga setiap potensi karhutla dapat segera ditindaklanjuti,” kata Toyib, melansir dari Antara.

Berdasarkan data harian BPBPK Kalteng per 22 September 2026, pukul 18.00 WIB, tercatat 8.093 titik panas, dengan 88 karhutla dan luas area terbakar 195,57 hektare.

Data tersebut dihimpun berdasarkan pemantauan titik panas dari BRIN dan Sipongi serta laporan kejadian dan luas area terbakar dari kabupaten/kota kepada Pusdalops BPBPK Kalteng.

Sejumlah wilayah tercatat memiliki titik panas cukup tinggi. Pulang Pisau mencatat 2.381 titik panas, Kotawaringin Timur (1.292), Seruyan (1.288), Kapuas (764), Kotawaringin Barat (869), dan Katingan (460).

Baca Juga :   SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Dari sisi kejadian, Kotawaringin Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 18 kejadian dengan luas area terbakar 12,78 hektare. Kapuas tercatat 13 kejadian dengan luas 31,25 hektare, Murung Raya 11 kejadian dengan luas 10,32 hektare, serta Seruyan 11 kejadian dengan luas 31,71 hektare.

Kondisi tersebut menjadi perhatian BPBPK Kalteng terus meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya melalui penguatan koordinasi, pemantauan titik panas, patroli serta penanganan di lapangan.

“Kondisi lahan gambut menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla karena api dapat menjalar di bawah permukaan dan kembali muncul apabila proses pembasahan tidak dilakukan secara optimal,” katanya.

Oleh karena itu, upaya penanganan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur terkait, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, masyarakat hingga unsur penanggulangan bencana lainnya.

“Kunci penanganan karhutla adalah kecepatan informasi, kecepatan respons dan kesinambungan penanganan. Ketika ada indikasi titik api, kita harus segera bergerak agar tidak berkembang dan meluas,” kata Ahmad Toyib. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MASKAPAI Hentikan Sementara Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut
ATASI Karhutla TNTP, BPBD Kobar Optimalkan Helikopter “Water Bombing”
DIDUGA Temuan Jenazah di Seruyan Korban KM Virgo Tranport 8
TIBA di RS Bhayangkara Banjarmasin Dua Jenazah yang Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan
DINAS Ditemukan Lemas!
DUA KORBAN KM Virgo Transport 8 Terseret Hingga Seruyan Kalteng
15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR
BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:23

TANGGULlANGI Karhutla di Kalsel, Pemerintah Keluarkan Inpres Larangan Membakar

Rabu, 23 September 2026 - 22:07

WAH ! Lokasi RSJ Sambang Lihum Dikepung Asap Karhutla, Ratusan Pasien Dievakuasi

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

SEMBILAN KORBAN Diterbangkan Menggunakan Helikopter Basarnas HR 3601 Menuju Banjarmasin

Rabu, 23 September 2026 - 21:34

“BOTASUPAL” Musnahkan Uang Palsu di Kalsel

Rabu, 23 September 2026 - 15:31

SATU KORBAN KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan, Operasi SAR Masih Berlanjut

Rabu, 23 September 2026 - 00:13

DOA BERSAMA di Hari Lalu Lintas, Polda Kalsel Empati Korban Km Virgo

Selasa, 22 September 2026 - 21:27

SURI SETYANINGSIH: Yakin Jasad yang Ditemukan di Kalteng Suaminya

Selasa, 22 September 2026 - 21:22

DVI Terima Data Ante Mortem 135 Korban KM Virgo Transport 8

Berita Terbaru

Helikopter Chinook CH-47 milik Japan Self-Defense Forces (JSDF) disiapkan untuk memperkuat upaya Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang. (Foto: Istimewa)

Kalbar

JEPANG Perkuat Pemadaman Karhutla di Ketapang

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:37

Foto udara api membakar hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026). (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

PENANGANAN Karhutla tak Hanya Berfokus Pemadaman

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:28

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca