KLARIFIKASI Bagus Kahfi Sampai Minta Maaf pada Barito Putera

- Penulis

Rabu, 2 Desember 2020 - 00:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagus Kahfi.(Foto/MOLA TV)

SuarIndonesia – Bagus Kahfi memberikan klarifikasi terkait gagalnya berlabuh ke FC Utrecht dari Barito Putera.

Menurut Bagus Kahfi, Barito Putera tidak bersalah karena enggan melepasnya ke klub asal Belanda tersebut.

Semua itu terjadi setelah Bagus Kahfi membuat caption kekecewaan karena Barito Putera tak juga melepasnya ke FC Utrecht sampai dateline waktu tiba pada Jumat (27/11/2020).

Banyak masyarakat Indonesia kecewa dengan sikap Barito Putera yang tak melepas Bagus Kahfi ke luar negeri.

Tentu saja Barito Putera punya alasan kuat mengapa enggan melepas pemain berambut keriting itu ke FC Utrecht.

Pasalnya, FC Utrecht tak mau membayar uang transfer karena Bagus Kahfi masih punya kontrak sampai akhir 2021 bersama Barito Putera.

Barito Putera mencoba bersikap profesional karena sejatinya Bagus Kahfi masih miliknya.

Dennis Wise merupakan sosok di balik keinginan Bagus Kahfi berlabuh ke FC Utrecht.

Legenda Chelsea itu memang sudah mencoba melobi manajemen FC Utrecht agar bisa memberikan waktu untuk Bagus Kahfi menunjukan tajinya.

“Saya terkejut ada kegaduhan karena kesalah pahaman postian saya di media sosial,” kata Bagus Kahfi.

Baca Juga :   IMIGRASI Surabaya Gagalkan Penjualan Ginjal Ilegal

“Hari ini saya pastikan tidak ada masalah lagi dengan Barito Putera,” ucap striker timnas U-19 Indonesia itu dikutip dari BolaSport.com.

Bagus Kahfi melakukan pertemuan dengan manajemen Barito Putera pada Selasa (1/12/2020).

Dalam pertemuan itu, Bagus Kahfi menjelaskan bahwa Barito Putera memberikan dukungan penuh kepadanya untuk karier ke depan.

Kabarnya Barito Putera siap mencarikan klub luar negeri untuk Bagus Kahfi.

Bagus Kahfi pun mengucapkan rasa terima kasih ke tim berjulukan Laskar Antasari itu.

“Barito Putera justru memberikan dukungan untuk saya tentunya dengan proses yang tepat dan profesional.”

“Saya meminta maaf ke keluarga besar Barito Putera, suporter Barito Putera, dan masyarakat Kalimantan Selatan,” tutup Bagus Kahfi.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara
KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS
CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!
FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!
POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak
KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:31

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Senin, 27 Juli 2026 - 22:10

PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32

GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca