KERUSUHAN, Rumah Wali Kota Dibakar Massa

- Penulis

Minggu, 2 Juli 2023 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusuhan di Prancis pecah setelah polisi menembak mati remaja laki-laki bernama Nahel Merzouk (17) di Halten Nanterre, Prancis. (Foto: REUTERS)

Kerusuhan di Prancis pecah setelah polisi menembak mati remaja laki-laki bernama Nahel Merzouk (17) di Halten Nanterre, Prancis. (Foto: REUTERS)

SuarIndoensia — Rumah milik Wali Kota L’Haÿ-les-Roses, Vincent Jeanbrun diserang massa yang protes atas penembakan seorang remaja laki-laki bernama Nahel Merzouk (17)  hingga tewas.

Seorang anaknya terluka akibat serangan massa itu. Kematian Nahel kemudian berimbas kepada aksi protes keras dan demonstrasi besar-besaran di seantero Prancis.

Seperti dikutip  CNN, Minggu (2/7/2023), L’Haÿ-les-Roses merupakan komune di pinggiran selatan Paris. Penyerangan terjadi pukul 1.30 pagi waktu setempat.

Jeanbrun menyebut penyerangan sebagai ‘upaya pembunuhan’ terhadap keluarganya di tengah kerusuhan yang sudah berlansung empat hari berturut di Prancis.

“Ketika saya berada di Balai Kota seperti tiga malam terakhir, orang-orang menabrakkan mobil mereka ke tempat tinggal saya sebelum membakarnya untuk membakar rumah saya, di mana istri dan dua anak saya yang masih kecil tidur,” kata Jeanbrun, seperti dikutip detikNews, Minggu (2/7/2023).

“Saat berusaha melindungi anak-anak dan melarikan diri dari penyerang, istri saya dan salah satu anak saya terluka,” lanjut dia.

Meski demikian, Jeanbrun berterima kasih kepada polisi dan layanan penyelamatan atas bantuan mereka.

Sebelumnya gelombang protes terjadi setelah kematian remaja bernama Nahel Merzouk .

Remaja keturunan Aljazair berusia 17 tahun itu ditembak oleh polisi di Nanterre. Ibu korban, Mounia, mengatakan kepada stasiun televisi France 5, dia menyalahkan petugas yang menembak putranya atas kematiannya.

Penembakan itu memicu kerusuhan yang meluas. Kementerian Dalam Negeri menyampaikan, data sementara sudah 700 orang ditahan di seluruh Prancis dalam semalam.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Selain itu sebanyak 45 polisi terluka dalam semalam, sementara 74 bangunan termasuk 26 kantor polisi rusak, serta 577 kendaraan dibakar.

Penyebab Kerusuhan di Prancis

Nahel Merzouk. (Foto: SkyNews)

Penyebab kerusuhan di Prancis dipicu aksi penembakan terhadap seorang remaja bernama Nahel M.(17) oleh polisi hingga tewas. Dilansir AFP, peristiwa penembakan terjadi di pinggiran Kota Paris, Nanterre, Selasa (27/6/2023) pagi.

Awalnya, polisi menghentikan remaja laki-laki itu karena melanggar aturan lalu lintas. Sebuah video di media sosial, yang diautentikasi oleh AFP, menunjukkan dua petugas polisi mencoba menghentikan kendaraan.

Salah satu polisi tampak menodongkan senjatanya ke pengemudi melalui jendela dan menembak dari jarak dekat. Lalu, mobil korban terlihat bergerak beberapa puluh meter sebelum menabrak.

Petugas layanan darurat mencoba menyadarkan remaja berusia 17 tahun tersebut di tempat kejadian. Namun, remaja tersebut meninggal dunia tidak lama kemudian.

Sementara petugas kepolisian yang menembak remaja itu telah ditahan atas tuduhan pembunuhan.

Kepala polisi Paris Laurent Nunez mengakui dalam sebuah wawancara dengan televisi BFM bahwa tindakan polisi tersebut “menimbulkan pertanyaan”, meski dia mengatakan ada kemungkinan petugas tersebut merasa terancam. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin
PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin
BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) saat diwawancarai di Samarinda, Senin (6/4/2026). (Antara/A Rifandi)

Kaltim

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 Apr 2026 - 21:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca