SuarIndonesia – Sejak dilantik pada Senin lalu, tanggal 30 Desember 2019 bersama 29 Kepala Sekretariat (Kasek) Bawaslu tingkat provinsi hasil ‘open bidding’ atau seleksi terbuka siap menjalankan amanah.
Berkomitmen untuk bisa menjalankan amanah yang baru diembankan kepadanya. “Ini merupakan amanah, serta mohon doa dan dukungan semua stakeholders guna persiapan Pemilu yang akan digelar di beberapa Kabupaten/Kota serta Provinsi Kalsel tahun 2020, sesuai amanat Sekjen Bawaslu RI,” kata T Dahsya.
Pengambilan Sumpah Janji Pejabat Pimpinan Tingkat Pratama Kepala Sekretariat Bawaslu Tahun 2019 adalah bentuk implementasi
-UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
-Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2018. -Perbawaslu Nomor 7 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal Badan Pengawas Umum, Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi, Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, dan Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan.
Open bidding yang diselenggarakan Bawaslu juga bisa dipandang sebagai prestasi, karena Ibarat kontestasi pilkada, pelantikan sudah selesai. Baginya, tanpa ada politik uang, isu SARA menggunakan fasilitas negara bahkan mobilisasi ASN.
“Ini membuktikan mekanisme ‘open bidding’ bisa membuat kasek yang berasal dari Aceh bisa ke Papua. Ini menunjukkan seleksi kami sangat dinamis dan terbuka,” sekjen bawaslu.
Dalam menjalankan tugas dan kewenangannya, Kasek di tuntut untuk tegas dan mengimplentasikan pakta integritas yang telah diucapkan.
Kasek juga harus dapat memahami UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.
Menurutnya, “Pejabat di lingkungan Bawaslu punya hak untuk menggunakan diskresi dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Melihat tantangan pilkada 2020.”
Tidak kalah pentingnya, sosok Kasek harus mengetahui empat fungsi penting Bawaslu, yaitu pencegahan, pengawasan, penindakan, dan penyelesaian sengketa.
Berikut 29 nama kasek yang dilantik,
1. Aldrin Arthur Christian Sulawesi Utara,
2. Anayanthy Sovianita Sulawesi Tengah, 3. Anderson Riau,
4 .Asmin Safari Lubis Banten,
5. Awaluddin Sulawesi Barat,
6. Benediktus Wahon Papua Barat,
7. Dini Yamashita Lampung,
8. Eliazar Barus Jawa Barat,
9. Ida Bagus Putu Adinatha Bali,
10. Ignasius Jani Nusa Tenggara Timur,
11. Irwan Muhamar Saleh Maluku Utara,
12. Jusuf Kalimantan Timur,13. Karnalis Kamaruddin Sumatra Barat, 14. Kartini Tjandra Lestari Jawa Tengah, 15. Lalu Ahmad Yani Nusa Tenggara Barat,16. Lopian Hidayat Bengkulu, 17. Nasori Kalimantan Barat, 18. Nasuhaidi Jambi,19. Nikson Entengo Gorontalo, 20. Nurbandi Latarissa Maluku, 21. Rapiuddin Sulawesi Tenggara, 22. Rinaldi Aulia Aceh, 23. Roy Maryuna Siagian Siregar Bangka Belitung, 24. Saiful Bahri Kalimantan Utara, 25. Sapni Jawa Timur, 26. Susilo Kalimantan Tengah, 27. T Dashya Kusuma Putra Kalimantan Selatan,
28. Triyono DKI Jakarta,
29. Yessy Yunius Kepulauan Riau.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















