KEMENKEU Berikan Edukasi soal Investasi Aman di Kalsel

- Penulis

Senin, 19 Februari 2024 - 22:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Deni Ridwan (kanan) dan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Selatan Syafriadi (kiri) memberikan keterangan usai kegiatan sosialisasi Pembiayaan APBN dan SBN ritel di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (19/2/2024). [ANTARA/Tumpal Andani A]

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Deni Ridwan (kanan) dan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Selatan Syafriadi (kiri) memberikan keterangan usai kegiatan sosialisasi Pembiayaan APBN dan SBN ritel di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (19/2/2024). [ANTARA/Tumpal Andani A]

SuarIndonesia — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan edukasi berupa sosialisasi terkait investasi yang aman sebagai antisipasi keadaan darurat bagi masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kita ingin masyarakat berinvestasi yang benar-benar memberikan hasil setiap bulannya, sehingga tidak mengalami kerugian,” kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Deni Ridwan usai sosialisasi Pembiayaan APBN dan Surat Berharga Negara (SBN) ritel di Banjarmasin, Senin (19/2/2024).

Ia mengatakan saat ini minat masyarakat berinvestasi terbilang meningkat, tetapi perlu diberikan edukasi agar masyarakat lebih bijak untuk menanamkan modalnya ke instrumen investasi yang terpercaya.

“Di antara banyaknya instrumen investasi, SBN ritel merupakan investasi yang cukup terpercaya saat ini, dengan imbal hasil sekitar enam persen dan pajak bunga hanya 10 persen,” ujarnya dikutip SuarIndonesia dari AntaraNews.

Deni menjelaskan imbal hasil SBN ritel terbilang cukup tinggi dibanding investasi lain yang rata-rata dengan besaran tiga persen dan pajak bunga yang mencapai 20 persen.

Ia menuturkan SBN ritel menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang kerap menjadi investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan besar tetapi justru wanprestasi.

Deni memastikan investasi SBN ritel aman dan tidak mungkin gagal bayar karena hak para pemodal dijamin oleh undang-undang, dia juga berharap SBN ritel mampu menjadi instrumen negara untuk mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga :   BRIMOB tidak Hanya Melaksanakan Tufoksi, Ada Tambahan Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo

SBN ritel, mata dia, sama seperti investasi deposito yang mana setiap bulannya pemerintah mentransfer keuntungan atau bagi hasil yang dijanjikan sesuai kontrak dengan masyarakat.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang membutuhkan penghasilan bulanan dari pemerintah, SBN ritel menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup tepat.

Apalagi investor SBN ritel di Provinsi Kalimantan Selatan pada 2023, lanjut dia, terbilang cukup banyak mencapai 1.646 dengan nilai Rp1,29 triliun menduduki posisi 15 besar nasional.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Selatan Syafriadi mengatakan tren masyarakat di provinsi setempat untuk membeli SBN ritel terbilang meningkat karena berada di posisi 15 besar nasional.

Ia menyebutkan potensi investasi sektor ini cukup menjanjikan dengan jumlah ribuan pemodal yang sudah berinvestasi, tetapi perlu digalakkan lagi edukasi dan sosialisasi agar masyarakat lebih memahami investasi yang aman dan terpercaya.

“Tentunya ini tidak hanya berdampak positif kepada pemodal saja, tetapi juga memberikan sumbangsih terhadap pembiayaan pembangunan yang dilakukan pemerintah, karena hasil investasi ini tercatat di APBN,” ujarnya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg
DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku
KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin
PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 7 April 2026 - 16:17

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya

Senin, 6 April 2026 - 21:08

TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito

Senin, 6 April 2026 - 19:08

MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Senin, 6 April 2026 - 00:05

TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca