KEMDIKTISAINTEK Targetkan Empat Sekolah Garuda Baru Beroperasi Tahun ini

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Stella Christie saat mengecek lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Lombok Timur, Provinsi NTB di Lombok Timur, Sabtu (22/11/2025). (ANTARA/Akhyar Rosidi)

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Stella Christie saat mengecek lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Lombok Timur, Provinsi NTB di Lombok Timur, Sabtu (22/11/2025). (ANTARA/Akhyar Rosidi)

SuarIndonesia — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menargetkan empat Sekolah Garuda baru yang dibangun dapat beroperasi pada tahun ini, atau pada tahun ajaran 2026/2027.

Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Sesditjen Saintek) M Samsuri mengatakan tiga dari empat Sekolah Garuda baru di Belitung Timur (Bangka Belitung), Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), dan Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara) telah dalam proses pembangunan dan ditargetkan untuk dapat menampung siswa baru pada tahun ajaran mendatang.

“Ya, NTT dan Belitung itu sudah mulai konstruksi kemudian Konawe Selatan juga sudah selesai kontrak. Target kita terus mengupayakan empat, tapi yang saya kira sudah proses mulai dibangun ini tiga,” kata M Samsuri di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Adapun untuk satu Sekolah Garuda lain yakni Sekolah Garuda baru di Bulungan, Kalimantan Utara, Samsuri mengungkapkan saat ini sedang dalam proses lelang proyek.

“Diharapkan setidaknya empat sekolah ini di tahun ajaran 2026 itu sudah penerimaan peserta didik baru,” ujarnya.

Samsuri juga mengungkapkan pihaknya saat ini tengah merumuskan terkait persiapan pendaftaran siswa baru, baik metode maupun syarat yang diperlukan.

“(Pendaftaran) ini terbuka bagi masyarakat manapun. Nanti bisa berpartisipasi atau mendaftarkan anak yang berprestasi,” ucap Samsuri dilansir dari AntaraNews.

Diketahui sebelumnya, Sekolah Garuda merupakan sekolah dengan tambahan penguatan kurikulum pra-universitas dengan sistem asrama setara jenjang SMA, yang mengutamakan pendekatan pembelajaran berbasis Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM).

Baca Juga :   CEGAH Karhutla dan Kekeringan OMC Diintensifkan

Para lulusan Sekolah Garuda dipersiapkan agar mampu melanjutkan studi ke perguruan tinggi top dunia di dalam dan luar negeri.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan Sekolah Garuda dapat diakses oleh anak-anak dari semua kalangan, termasuk masyarakat miskin.

Sekolah ini menerapkan dua skema pembiayaan, yakni 80 persen siswanya akan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah, sedangkan 20 persen sisanya berbayar.

“Agar mereka yang berprestasi, tetapi dari keluarga yang mampu berbayar tetap bisa bersekolah di Sekolah Garuda. Tapi tentu saja karena mereka mampu berbayar, tidak perlu negara membayar mereka,” kata Stella Christie. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca