KAUM MILLENIAL Diingatkan “Ambin Demokrasi Kalsel” Pertajam Wawasan Makna Politik

- Penulis

Jumat, 5 Mei 2023 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -com -Winardi Sethiono mengingatkan, agar Kaum Millenial mempertajam atau memperkuat wawasannya terhadap makna politik.

“Jangan sampai ada tindakan acuh tak acuh. Harus peduli dan partisipasi Pemilu 2024,” kata Winardi,, setelah melakukan kegiatan dialog di Banjarmasin pada Kamis (4/5/2023).

Sebelumnya juga telah diwanti-wanti oleh tokoh dan akademisi di Kalsel yang tergabung dalam Forum Ambin Demokrasi.

Ini agar Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU tingkat kabupaten/kota hingga provinsi se-Kalimantan Selatan tetap mengedepankan independensi.

Kendati, perekutan anggota timsel sudah sejak akhir Januari lalu dan dilakukan secara tertutup.

Pada bagian laij Winardi sebut, memasuki tahun-tahun politik, dirasakan Pendiri Ambin Demokrasi ini kalau euforia politik sangat luar biasa.

Satu hal yang sering dilupakan, dimana orang yang berkecimpung atau yang mengikuti situasi euforia, akan lupa.”Hal ini jangan sampai terjadi, terutama untuk kaum Millenial,” tambahnya.

“Jadi kepedulian dari Kaum Millenial itu terhadap politik sangat penting. Dan politik itu sebenarnya tidak jahat, karena kehidupan kita sehari-hari juga penuh dengan politik.

Jangan kita asumsikan bahwa politik itu tidak baik,” jelas Winardi.

Ia sebut, politik tidak baik apabila digunakan oleh orang-orang bertujuan tidak baik.

Apalagi sudah dijalani pada tahun politik sebelumnya yang Kaum Millenial pada tahun sebelumnya tidak mencoblos, acuh terhadap hal ini. Akibatnya, sangat kurang sosok pemimpin.

“Andai kata ada juga Legislatif yang terpilih, itu hampir tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Pusat maupun daerah.

Karena orientasinya bukan orientasi untuk meningkatkan kehidupan masyarakat. Akan tetapi ada orientasi-orientasi lain,” ucap Winardi.

Sehingga kedepannya lanjutnya, dalam Pemilu 2024 jangan sampai berfikir bahwa bila ada uangnya coblos, bila tidak uangnya tidak dicoblos. Jangan sampai berfikir demikian.

Baca Juga :   TABUR BUNGA di Makam Pahlawan Desa Tabu, Begini Pesan PJ Bupati HSU

“Kewajiban kita adalah memberikan suara kita terhadap orang-orang yang kita pilih. Jadi kita lihat visi dan misinya.

Kalau visi dan misinya sudah melenceng, kita berhak untuk menuntut. Tapi kalau sudah kita dibayar, apa yang bisa kita tuntut. Ini yang saya tekankan,” tegas Winardi.

Sedangkan Koordinator Ambin Demokrasi Kalsel Noorhalis Majid mengatakan, Kaum Millenial harus peduli dengan Pemilu.

Karena banyak yang tidak peduli dan menganggap Pemilu bukan urusan anak-anak millenial, tapi urusan orangtua.

Namun setelah mereka peduli, baru mereka harus akses kepada semua calon dan sekarang lebih mudah untuk mengetahui profil caleg.

Setelah itu baru menentukan pilihan caleg-caleg yang menurut mereka pantas untuk menduduki posisi-posisi tersebut.

“Sekarang ini zaman keterbukaan, lebih mudah. Ketik nama caleg tersebut (di internet), maka jejak rekamnya akan ada di situ. Jadi yang tidak jelas, apalagi yang buruk jangan dipilih.

Anak muda mesti melek terhadap itu. Tapi diawali dengan kesadaran bahwa Anak Muda harus berpartisipasi,” sambung salah satu tokoh, Noorhalis.

Dikatakannya, jika anak muda tidak berpartisipasi dalam Pemilu, banyak sekali akan menemui pemilih yang kehilangan suara, karena anak muda jumlahnya sekarang jauh lebih banyak daripada generasi tua.

Ditegaskan, Ambin Demokrasi akan terus memberikan pendidikan politik, pendidikan pemilih, membangun kesadaran masyarakat, agar peduli terhadap Pemilu. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin
BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:11

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca