Kapolda Kalsel : Warga Jangan Ikutan ke MK dan Hormati Mekanisme Hukum

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2019 - 00:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Menjelang sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dimulai pada tanggal 14 Juni 2019 mendatang, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) secara intensif menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan imbauan kepada warga untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Warga Kalsel juga diimbau untuk menghormati mekanisme hukum yang akan berlangsung di MK dengan cara tidak melakukan aksi demo.

“Kami bekerja sama dengan tokoh-tokoh agama dan ulama serta ormas untuk bersama Polri dan TNI mencegah kelompok massa ke Jakarta. Sosialisasi di media pun secara intensif kami lakukan.

Kami mengimbau kepada masyarakat Kalsel untuk mengikuti proses hukum yang berlangsung dan menghormati mekanisme hukum tanpa harus mengikuti demo ke Jakarta,” ujar Kapolda Kalsel Irjen Polisi Yazid Fanani, Rabu (12/6).

Kapolda menjelaskan, sejauh ini belum ada pergerakan massa dari Kalsel menuju Jakarta. Polda Kalsel bersama seluruh jajaran Polres di Kabupaten/Kota di Kalsel akan terus secara optimal melakukan langkah preemptive melalui pendekatan dialog dan komunikasi dengan tokoh agama, ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan juga tim kedua pasangan calon.

Baca Juga :   IDEOLOGI Pancasila Diterapkan Secara Utuh, Begini Harapan Wakil DPRD Kalsel

Tidak hanya itu, lanjutnya, juga melakukan langkah-langkah preventif melalui pengawasan media sosial dan upaya orang yang tidak bertanggungjawab yang ingin mengganggu kedamaian bangsa.

“Kami akan mengawasi orang-orang yang menghasut warga dan melakukan kegiatan penggalangan massa.

Kami juga akan melakukan langkah penyekatan, dan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang diduga rawan tindak kejahatan,” ujarnya.

Kapolda mengatakan, pihaknya juga akan memeriksa orang-orang yang dicurigai akan tetap ke Jakarta.

“Kami akan periksa orang-orang di terminal, pelabuhan dan bandara yang tujuan ke Jakarta.

Kendaraan bermotor akan diperiksa dan juga melakukan penyelidikan kelompok-kelompok radikal.

Kami ingin mengedukasi masyarakat lewat kegiatan operasi cipta kondusif,” ujar kapolda.

Ia mengatakan, pemantauan pergerakan massa akan secara intensif dilakukan.

Kalau pun ada warga yang tetap nekad datang ke Jakarta, maka langkah yang dilakukan adalah pengawasan dan razia terhadap barang-barang bawaan.

“Kami akan menindak tegas warga yang kedapatan membawa barang-barang berbahaya,” tegasnya. (ZI))

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C
PELAKSANAAN 50 Paket Proyek pada Dinas PUTR HSS TA 2024 Terindikasi Dugaan Kerugian Negara, Begini Sikap Kejati Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:32

DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca