SuarIndonesia – Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, mengapresiasi pengungkapan 21 ton CPO dan minyak goreng curah oleh Polres Tanbu (Tanah Bumbu) beberapa waktu lalu, dan Tim Dit Reskrimsus akan backup untuk perluas dalam penyelidikan.
Gerak cepat dilakukan Polres Tanbu dalam mengatasi kelangkaan minyak di Kalsel dengan berhasil membongkar gudang penampungan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) ilegal.
Barang bukti termuat di penampungan tangki di Jalan Pangkalan Tanah Merah Jalan Raya Batulicin.
Selanjutnya petugas juga menggerebek enam kontainer berisi puluhan ton CPO yang berada di Pelabuhan Samudra Batulicin.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol M Rifa’i saat ditemui wartawan, Kamis (17/3/2021) memberikan support kepada Polres Tanbu dan terduga pelaku sudah diamankan di Polres dan dilakukan pemeriksaan yang mendalam.
“Bapak Kapolda Irjen Pol Rikwanto mengapresiasi dan mensupport supaya ini ditidaklanjuti dengan proses penyelidikan segera.

Kalau memang ditetapkan sebagai tersangka dan proses lanjut, maka segera diungkap,” ucapnya.
Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) akan memback-up memperluas penyelidikan yang mungkin ada keterkaitan dengan yang lain.
“Semoga kelangkaan minyak di Kalsel segera bisa diatasi,” harapnya.
Sebelumnya Dit Reskrimsus juga berhasil membongkar penimbun minyak goreng di kawasan Jalan Gubernur Soebardjo, Rt 06, Kelurahan Tatah Layap, Kabupaten Banjar.
Sebanyak 31.320 liter minyak goreng berbagai merk berhasil diamankan. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















