KAPOLDA KALSEL : Ada Tembakan Karena Tersangka Berusaha Kabur, Penyergapan Jaringan Narkotika Internasional

SuarIndonesia -Jaringan narkotika Internasional disergap jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Kalsel, di hotel kawasan Banjarbaru dan Banjarmasin.

Mereka jaringan Internasional Malaysia, Sumatera Utara, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Dari penyergapan pembawa narkotka jenis sabu-sabu dan pil ekstasi, yang di lapangan dipimpin Subdit 1 Dit Resnarkoba) AKBP Meilki Bharata, di bawah kendali Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Tri Wahyudi, berhasil sita barang bukti cukup besar

Yakni sabu 45 kilogram dan 11.792 butirpil ekstasi dari empat tersangka yang dibekuk.

“Diantaranya ada yang berusaha kabur dan keluarkan tembakan peringatan,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi usai release pemusnahan barang bukti hasil tangkapan, Selasa (10/1/2023).

“Kita berhasil mengamankan empat tersangka jaringan Internasional, dan  pengungkapan pada dua tempat dan hari berbeda menjelang pesta malam Tahun Baru,” tambah Kapolda didampingi  Kombes Pol Tri Wahyudi.

Disebut, semua  berawal pada Senin (26/12/2022), anggota  mencurigai dua  pria yang membawa ransel besar untuk mendaki gunung, masuk ke dalam salah satu kamar hotel di Kota Banjarmasin.

Setelah dilakukan penggeladahan terhadap keduanya didapati 10 paket sabu dengan berat kurang lebih 20 Kilogram terbungkus rapi dalam kemasan minuman bertulisan cina.

Sementara itu, setelah mengamankan Arief Riyadi (45), dan Abdul Sani (38) warga Sebamban Tanah Bumbu, polisi langsung mengembangkan kasus tersebut.

Dan pada Rabu (28/12/2022)  kembali mengamankan dua kurir lainnya di salah satu hotel di Kota Banjarbaru.

Hasilnyam anggota olisi mendapati 25 kilogram sabu berserta 11.792 butir ekstasi di dalam tas dan bungkus minuman yang sama seperti tangkapan sebelumnya.

Kedua tersangka lainnya itu diketahui bernama Rudi Syam’ani warga Landasan Ulin, dan Umban warga Samarinda.

“Keempatnya tertangkap tangan membawa sabu seberat 45 kilogram, dan 11.792 butir ekstasi, di dua tempat berbeda Banjarmasi dan Banjarbaru dan ada yang berusaha kabur diberi tindakan tegas oleh anggota,” tambah Kapolda Kalsel.

Keempat tersangka tersebut masih memanfaatkan jalur laut dan darat untuk membawa narkotika.

“Ya, jalur  masih dianggap paling aman untuk mereka memasok dan diedarkan ke Kalimantan Selatan hingga ke pelosok,” jelas Kapolda.

Dengan sitaan sejunklah itu, setidaknya 140 ribu jiwa masyarkat Kalimantan Selatan terselamatkan dari narkotika.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, memberikan apresiasi dengan terungkapnya kasus narkoba yang dikhawatirkan beredar saat pergantian tahun kemaren.

“Ini capaian yang sangat besar, karena banyak nyawa yang berhasil selamat” ungkapnya saat disela pemusnahan barang bukti itu. (ZI)

 

 

 

 7,317 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!