KALBAR Simpan Harta Karun ‘Rare Earth’ jadi Incaran Dunia

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi logam tanah jarang. (Foto: OilPrice)

Foto Ilustrasi logam tanah jarang. (Foto: OilPrice)

SuarIndonesia — Bumi Indonesia menyimpan harta karun berupa mineral logam tanah jarang atau yang disebut rare earth. Sumber energi incaran dunia ini dapat ditemukan di tiga pulau Indonesia, salah satunya Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Dikutip detikKalimantan dari detikFinance, Kepala Badan Industri Mineral (BIM) Brian Yuliarto mengungkapkan tiga pulau tersebut adalah Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Ada delapan lokasi (blok) sumber utama dari logam tanah jarang di 3 pulau tersebut

“Ada 8 Blok yang kami nilai memiliki potensi yang sangat besar. Ini semuanya adalah Primary Resources. Jadi bukan by-product resources. Tapi kami lihat di beberapa titik nantinya akan bisa didukung dari by-products-nya,” ujar Brian dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, Senin (9/2/2026).

Brian mengatakan saat pihaknya tengah melakukan penelitian secara intensif terhadap seluruh blok tersebut. Nantinya, hasil kajian nantinya akan dikoordinasikan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam bentuk rekomendasi agar pengelolaannya bisa digarap oleh Perminas.

“Sehingga pengelolaan ininya, pengelolaan IUP-nya dapat diberikan kepada Badan Usaha Milik Negara sebagaimana diminta oleh Bapak Presiden bahwa karena rare earth ini adalah industri yang strategis, maka didorong agar penguasaannya dilakukan oleh badan usaha di bawah BUMN,” jelas Brian.

Berikut 8 Blok yang memiliki kandungan logam tanah jarang:

Baca Juga :   AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Blok Melawi (Kalimantan Barat): Potensi masif Rare Earth Elements (total ~81.720 ppm) di lahan seluas ~54.000 ha.
Blok Boyan Hulu (Kalimantan Barat): Target utama Antimony (~70-95%) di area ~8.492 ha.
Blok Toboali (Bangka Belitung): Menyimpan Tungsten (~8.287 ppm), REE (2.391 ppm), dan Tantalum di area seluas ~10.000 ha.
Blok Keposang (Bangka Belitung): Memiliki kandungan Rare Earth Elements dengan total ~1.000 ppm di area ~5.000 ha.
Blok Mentikus (Bangka Belitung): Memiliki kandungan Sn 23.400 ppm dan Tungsten 9.000 ppm di area 200 ha.
Blok Batubesi (Bangka Belitung): Memiliki kandungan Sn 5.000 ppm dan Tungsten 2.500 ppm di lahan seluas 500 ha.
Blok Mamuju (Sulawesi Barat): Kandungan Rare Earth Elements (~2.000 ppm) di area ~23.000 ha.
Blok Bombana (Sulawesi Tenggara): Memiliki REE (220 ppm) dan Antimony (~6.170 ppm) di lahan seluas ~64.000 ha. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026
KKP Bagikan Gratis 4.582 Kapal Ikan Modern ke Nelayan
KEBUT REGULASI Perlindungan Pekerja Tekan Lonjakan PHK, dI Kalsel Menembus Angka 3.444 Kasus
51 ORANG UTAN Diselamatkan dari Karhutla Kalbar
KARHUTLA MELUAS, 2.458 Penerbangan Terdampak Asap

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca